| Jumat, 06 Mei 2005 | OLAHRAGA |
''Real Madrid Korban Konspirasi''MADRID - Roberto Carlos menilai Real Madrid saat ini menjadi korban konspirasi pihak-pihak yang ingin menjatuhkan klubnya. Sementara Barcelona sudah diplot untuk menjadi juara Liga Spanyol. Carlos mengatakan, saat ini banyak pihak yang ingin melihat kehancuran Real. Meski Liga Spanyol masih menyisakan empat pertandingan, bek asal Brasil itu menilai Barca sudah "dijamin" menjadi juara. Selisih antara Real dan Barca hanya enam poin. Karena kedua tim tak akan bertemu lagi, Real hanya bisa berharap pada tim lain untuk menahan laju musuh abadinya itu. Namun, lanjut Carlos, Real tak akan bisa mengandalkan tim lain karena telah ada konspirasi untuk memuluskan langkah anak-anak asuhan Frank Rijkaard itu. Barca akan memainkan pertandingan terakhirnya melawan Real Sociedad pada 29 Mei mendatang. Akan tetapi Carlos dengan berani menuduh Sociedad telah menjamin pertandingan itu akan dimenangkan Barca. "Anda tak perlu lagi menghitung pertandingan di San Sebastian (kandang Sociedad-Red). Barcelona sesungguhnya tinggal memainkan tiga partai lagi karena laga keempat mereka tidak perlu dihitung," ujar Carlos, kemarin. Yel-yel Barca Carlos mengungkapkan hal itu setelah kemenangan 2-0 timnya atas Sociedad, pekan lalu. Pada saat pertandingan, suporter Sociedad meneriakkan yel-yel "Barca, Barca!" "Sociedad tak akan bermain melawan Barca sekeras cara mereka ketika menjamu kami. Semua orang ingin mengalahkan Real Madrid, semua orang ingin mengalahkan tim terbaik di dunia," paparnya. Tudingan Carlos langsung disanggah pemain Sociedad Aitor Lopez Rekarte. "Sangat tolol kalau mereka menganggap hal itu sebagai jaminan Barca akan menang di sini," ujar Lopez Rekarte. Barca akan menghadapi juara bertahan Valencia, Minggu lusa, sedangkan Real menjamu Racing Santander. Jika Barca menang dan Real kalah, pasukan Rijkaard dipastikan juara. (dtc-31) |