| Jumat, 06 Mei 2005 | NASIONAL |
Siap Pimpin Lagi jika DidukungPEKANBARU- Amien Rais menyatakan siap memimpin Muhammadiyah jika didukung mayoritas kadernya di seluruh kawasan Indonesia. ''Jika mayoritas kader mendukung saya, akan saya pertimbangkan. Sebaliknya, andaikata hanya suam-suam kuku, tentu saya akan membantu Muhammadiyah, walaupun tidak duduk di pengurus pusat," ujarnya, di Pekanbaru, Kamis. Menurut mantan Ketua MPR RI itu, saat ini masih ada suara pro- kontra terhadap pencalonannya. Ada yang mengatakan, sebaiknya Amien Rais menyelesaikan yang dulu terbengkalai. Ada yang mengatakan pula, Amien Rais masih cukup punya tenaga dan pemikiran. Juga ada yang mengatakan, jangan. ''Pak Amien Rais lebih baik di luar saja, sebab sudah besar dari Muhammadiyah dan sebagainya. Saya ini kader Muhammadiyah. Saya pernah menjadi Ketua PP Muhammadiyah, walaupun tidak sempat selesai karena ada reformasi.'' Jadi, kata dia, semua pihak menunggu saja sampai 31 Mei, batas pengembalian formulir kesediaan menjadi calon ketua Muhammadiyah. "Semua yang akan menjadi calon ketua PP itu diberi deadline sampai 31 Mei untuk menyatakan bersedia atau tidak," ujarnya. Dia mengatakan, blangko isiannya masih kosong. "Blangko saya masih kosong, belum saya kirim. Kita tunggu saja sampai batasnya," ujarnya. Amien Rais datang ke Pekanbaru untuk menghadiri tablig akbar yang dilakukan Pemuda Muhammadiyah, sekaligus pelatihan kader Muhammadiyah se-Riau dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam uraian maulidnya, dia mengatakan, Nabi Muhammad merupakan satu-satunya teladan bagi seluruh kalangan muslim di dunia, karena itu seluruh kaum muslimin hendaknya mengikuti jejak Nabi dengan mengerjakan apa yang disuruhnya dan meninggalkan apa yang dilarangnya. "Coba bayangkan, mana ada makam yang selalu dikunjungi umat manusia dalam jumlah cukup besar. Kalau ada yang bisa menunjukkan, akan saya kasih hadiah Rp1.000," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Amien juga didaulat mengumpulkan sumbangan untuk membangun rumah sakit Muhammadiyah di Pekanbaru yang menelan dana sekitar Rp 32 miliar. Dalam penggalangan dana itu, terkumpul Rp100 juta. (ant-46t) |