| Jumat, 06 Mei 2005 | SEMARANG |
Bakal Cabup Diminta Teken Kontrak PolitikUNGARAN - Para bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Semarang diminta meneken kontrak politik dengan masyarakat. Sebab, yang terjadi selama ini para balon yang terpilih memimpin Kabupaten Semarang selalu lupa dengan apa yang pernah dijanjikan di masa berkampanye. ''Para balon bupati dan wakilnya sebaiknya teken kontrak politik, sehingga dia tidak lupa saat terpilih sebagai bupati atau wakilnya, kelak,'' kata Andi, salah seorang kader PDI-P, pada sosialisasi bersama empat pasang balon bupati dan wakil bupati dari PDI-P, di Gedung Bhakti Praja kompleks DPRD, baru-baru ini. Hadir keempat pasang bakal calon dari PDI-P yakni Ir Mifta Hudin Afandi dan pasangannya Ir Ari Prabono (Ketua DPC PDI-P Kabupaten Semarang), Drs Purwito MM - drg Bambang Sucipto, Hadi Putratno SE MM - Jati Eko Wibowo, dan Drs Sukimto - Putranto. Para balon dipertemukan dengan para kader yang berada di Daeah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Ungaran dan Bergas. Beberapa lalu keempatnya juga dipertemukan dengan kader yang berada di Dapil II meliputi Kecamatan Jambu, Sumowono, dan Banyubiru. Pada acara tersebut para balon menyampaikan visi misinya. Dalam sosialisasi itu para kader juga mempertanyakan beberapa balon yang melamar di banyak partai. ''Kami menganggap itu sebagai petualang politik. Bagaimana komitmen calon itu ke warga PDI-P nantinya?'' tanya kader dari ranting Desa Lerep, Kecamatan Ungaran. Mifta Hudin salah seorang balon bupati mengatakan pihaknya siap melakukan kontrak politik dengan para kader. ''Kalau kontrak politik yang dimaksud diukur dengan materi mungkin terlalu kecil. Saya siap kontrak politik yang lebih besar yaitu tidak hanya dengan kader tapi masyarakat pada umumnya,'' tuturnya. Dia membantah bila seorang yang mencalon ke lebih dari satu partai dianggap tidak memiliki pendirian dan cenderung seperti petualang politik. Bambang Kusriyanto selaku sekretaris DPC PDI-P menegaskan urutan pasangan tersebut urutan prioritas yang akan diajukan ke DPD dan DPP PDI-P. ''Empat paket tersebut memiliki peluang yang sama kuat. Urutan tersebut berdasar undian sementara untuk memudahkan dalam konvensi. Keempatnya akan dipilih lagi dalam konvensi yang akan diadakan 15 Mei,'' tegas dia. (rny-84) |