logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 06 Mei 2005 SEMARANG
Line

Hadi-Eko, Siap Menangkan Rakercabsus

  • Sebelum Berlaga di Pilkada

TUNTANG - Pasangan bakal calon (balon) bupati/wakil bupati dari DPC PDI-P Kabupaten Semarang, yakni Hadi Putratno SE MM dan Djati Eko Wibowo SE MBA menyatakan siap memenangkan rakercabsus partai itu pada 15 Mei mendatang.

Keduanya, kemarin mengaku mendapat dukungan dari kader-kader partai yang terdiri atas profesional muda, dan telah siap dengan konsep serta strategi untuk memenangkan pilkada di Kabupaten Semarang.

"Kami maju di rakercabsus nanti, dan telah mendapat dukungan kader di tingkat grass root. Program-program kami juga akan berorientasi ke bawah" ujar Hadi Putratno, kemarin.

Sekretaris Departemen Perbankan dan LKBB DPD PDI-P Jateng itu telah mempersiapkan berbagai konsep untuk membesarkan partai berlambang banteng mencereng ini. Salah satunya, meningkatkan potensi kader dengan menyediakan sarana dan prasarana operasional bagi pengurus anak cabang (PAC) di 17 kecamatan yang ada.

Sebagai fungsionaris DPD PDI-P Jateng, Hadi merasa prihatin dengan keberadaan kantor Sekretariat PAC PDI-P Kabupaten Semarang. Sebab, meski pada 1999 PDI-P menjadi pemenang pemilu, banyak PAC yang tidak memiliki kantor. "Bagaimana bisa efektif kalau kantor sekretariat saja harus menumpang di rumah kader?" ungkap dia.

Untuk membesarkan dan meningkatkan citra PDI-P di Kabupaten Semarang, pihaknya memprioritaskan dan memperjuangkan agar setiap PAC memiliki kantor sekretariat, lengkap dengan sarana operasionalnya. Fasilitas pendukung itu merupakan jalan menuju kesuksesan pemilu mendatang.

Ditanya soal optimisme perolehan peringkat, Hadi menjelaskan, selaku kader partai dan fungsionaris DPD PDI-P Jateng, keduanya terpanggil untuk maju di rakercabsus dan mematok target sebagai balon dengan hasil maksimal. Sebab pihak DPP PDI P berdasarkan peraturan internal partai, hanya akan merestui balon yang memperoleh dukungan kader terbanyak.

Keberanian maju di rakercabsus PDI P itu, lanjut dia, mendapat respons positif kader-kader partai. Sebab bagaimanapun, kader di tingkat grass root tidak rela bila partainya mencalonkan figur lain di luar struktur partai. "Hal itu menepis anggapan kalau PDI-P Kabupaten Semarang tidak memiliki kader yang kredibel dan kapabel untuk menduduki jabatan bupati," kata Hadi yang juga Manajer Operasional PT Indubusco Consultan Semarang ini. (H2-56m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA