logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 06 Mei 2005 SEMARANG
Line

Kerusakan Jl Untung Surapati Makin Parah

SEMARANG- Ruas Jalan Raya Untung Surapati yang ambrol beberapa waktu lalu, hingga Kamis (5/5) belum diperbaiki. Kerusakan ruas jalan yang tepatnya berada di sebelah timur Kawasan Industri Candi Ngaliyan tersebut tampak semakin parah. Dua pertiga badan jalan sudah amblas bersama hancurnya talud penahan sepanjang kurang lebih 10 meter yang terdapat di sisi timur jalan.

Di dekat titik kerusakan itu terdapat tumpukan batu. Sebagian di antaranya digunakan untuk menambal badan jalan yang amblas. Dalam pengamatan Suara Merdeka, keberadaan batu-batu tersebut sudah ada sejak lebih sebulan yang lalu.

Tentu saja, kondisi itu mengakibatkan arus lalu lintas di jalan yang menghubungkan kawasan Manyaran-Mijen tersebut tersendat. Kendaraan yang hendak lewat harus antre satu persatu. Terlebih jika kendaraan yang lewat dari dua arah, masing-masing harus rela jalan bergantian.

Kepala Sekolah Dasar 04 Ngaliyan, Katiani (53), mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Ia yang setiap hari melewati Jalan Raya Untung Surapati merasa heran kenapa kerusakan tersebut tak kunjung diperbaiki.

''Karena kerusakannya sudah sangat parah, saya sampai-sampai tidak berani membawa mobil ke sekolah. Takut kalau terperosok,'' kata dia.

Lebih lanjut Katiani mengatakan, antrean yang terjadi akibat kerusakan jalan itu pada pagi dan sore hari cukup panjang.

''Karena banyaknya pengguna jalan, pada Senin pagi, antreannya bisa sampai tujuh menit. Kalau turun hujan lebih lama lagi,'' ujarnya.

Katiani berharap, pihak berwenang segera memperbaiki kerusakan tersebut, sehingga tidak lagi mengganggu para pengguna. Mengingat kondisi tanahnya yang labil, ia mengimbau agar konstruksi yang dibuat tidak asal-asalan, sehingga bisa bertahan lama.

Bukan Dibiarkan

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan DPU Kota Semarang Drs Iswar Aminnudin menyatakan, pihaknya bukan sengaja membiarkan kerusakan yang terjadi di Jalan Raya Untung Surapati. Selama ini, institusinya melakukan kajian mendalam untuk mencari konstruksi yang paling tepat.

''Tanah di sepanjang Jl Untung Surapati merupakan daerah labil. Dalam setahun ini, sudah ambrol empat kali. Kami tidak ingin, perbaikan yang dilakukan nanti hasilnya sama. Untuk itu harus disersiapkan secara matang,'' tuturnya.

Saat ditanya kapan perbaikan akan dilakukan, Iswar belum berani memastikan. Ia menjelaskan dana perbaikan jalan tersebut akan diambil dari Perubahan Anggaran APBD 2005.

''Perubahan Anggaran baru digedok pertengahan tahun ini. Kalau nanti disetujui, masih harus menunggu Daftar Enginering Desainnya selesai. Ya, kemungkinan baru akan terlaksana tahun 2006''.(H6-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA