| Jumat, 06 Mei 2005 | SEMARANG |
Tiga Kali Meledak, Bus Terbakar di Jl SetiabudiBANYUMANIK- Bus PO Sumber Harapan K-1509-FA jurusan Pati-Solo terbakar di Jl Setiabudi, tepatnya di dekat Swalayan Ada, Kamis (5/5), sekitar pukul 07.30. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, hanya beberapa penumpang mengalami luka ringan karena berebut keluar. Mereka bisa melanjutkan perjalanan kembali dengan bus lain. Penyebab kejadian itu diduga kuat akibat korsleting pada mesin. Saat kejadian, bus dengan 20 penumpang itu sedang dalam perjalanan menuju ke Solo (arah selatan). Namun saat keluar dari jalan tol Tembalang ada asap keluar dari mesin sebelah kemudi. Sanyono (28), kernet yang mengetahui asap segera membuka tutup mesin. Dari dalam mesin muncul percikan api yang kemudian membesar. Begitu melihat ada asap dan percikan api dari mesin, penumpang ketakutan dan meminta pengemudi untuk menepi. Sanyono berusaha menenangkan penumpang sambil berusaha memadamkan api dengan air di botol minuman yang biasa dipakai untuk mengisi radiator. Beberapa botol air yang dia tuangkan untuk mematikan api tak kunjung berhasil karena api semakin membesar. Akhirnya Udin (35), pengemudi, menepikan kendaraannya karena penumpang sangat panik dan asap tebal sudah menyelimuti bus. Saat bus yang mulai terbakar itu menepi, penumpang berhamburan keluar dari pintu dan jendela. Terjadi dorong-mendorong hingga beberapa penumpang mengalami luka-luka ringan. Api kian membesar dan mulai menghanguskan bus, beruntung semua barang penumpang bisa terselamatkan. Tiga Ledakan Warga yang berada di sekitar lokasi pun panik karena kobaran api begitu besar dan di dekatnya ada Bus Safari yang saat itu sedang mogok. Kru Safari dan warga mendorong bus jurusan Semarang-Solo itu ke arah utara, sehingga tidak ikut terbakar. Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran Kota Semarang yang datang kurang lebih 30 menit setelah kejadian akhirnya bisa memadamkan api, tetapi bus terlanjur hangus. Menurut Sanyono, terjadi tiga kali ledakan keras dari bus, sekali dari tangki bahan bakar dan dua kali dari ban. "Hanya dalam lima menit setelah asap keluar, percikan api sudah besar," tuturnya dengan wajah sedih. Menurut Kasatlantas Polres Semarang Selatan, AKP Sugiyanto yang ditemui di lokasi pada saat mengatur arus lalu lintas bersama beberapa personel dari Polres, kebakaran diduga akibat arus pendek pada mesin bus. (sjs-36) |