logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 06 Mei 2005 KEDU & DIY
Line

Dor... dor...

Polisi Tangkap Pejudi

YOGYAKARTA - Unit Kejahatan dan Tindak Kekerasan (Jatantras) Poltabes Yogyakarta, Senin sore (2/5) lalu menggerebek arena judi cliwik. Dari penggerebekan di kawasan Pasar Terban, Kecamatan Gondokusuman itu petugas menangkap dua tersangka, Sukarno (46) dan Yusman (50). Petugas yang dipimpin Kaur Binops Poltabes Yogyakarta Iptu Sugeng Harsoyo juga menyita peralatan judi seperti meja, dadu, satu set kartu domino, dan uang tunai Rp 110.000.(P58-39m)

Pencuri Besi PLN Tertangkap

WONOSOBO-Dua pelaku pencurian ratusan batang besi siku tower listrik tegangan tinggi milik PLN tertangkap. Kasatreskrim Polres Wonosobo, AKP HP Sitorus kemarin menyatakan, tersangka Mukhlis (21), ditangkap ketika melakukan pencurian batang besi tower listrik di Dusun Dadah Desa Lipursari Kecamatan Leksono. Akibat pencurian tersebut, PLN menderita kerugian Rp 5 juta.

Sedangkan tersangka Mukholis (32), asal Selomerto, ditangkap ketika sedang mencuri batang besi siku tower listrik di Desa Wilayu Kecamatan Selomerto. Batang besi yang dicuri tersangka tercatat sebanyak 177 batang. Modus pencurian dengan cara menggergaji. Saat ini, gergaji dan tang yang digunakan untuk memperlancar pencurian, disita dan dijadikan barang bukti. Demikian halnya dengan ratusan batang besi tower juga diamankan yang berwajib. Batang besi tower listrik tegangan tinggi yang dicuri merupakan batang besi berkualitas yang relatif tahan karat.(P55-39)

Pencuri di Sekolah Dibekuk

WONOSOBO - Dua dari tiga tersangka pelaku pencurian di SD Wonolelo Wonosobo berhasil dibekuk petugas. Tersangka Hendro (28), warga Dusun Trenggiling, Desa Sariyoso, Wonosobo, ditangkap Tim Resmob ketika sedang bermain di pangkalan ojek. Selanjutnya, petugas berhasil menangkap tersangka Bejo S (27) di rumahnya yang juga berada di Dusun Trenggiling, Sariyoso.

Kasatreskrim Polres Wonosobo AKP H Sitorus kepada Suara Merdeka, kemarin mengatakan, kawanan pencuri masuk ke kompleks SD Wonolelo pada malam hari. Mereka leluasa masuk ke sekolah karena lembaga pendidikan itu tidak memiliki penjaga. (P55-39m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA