logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 06 Mei 2005 INTERNASIONAL
Line

Lintas Jagat

FSB Bongkar Rencana Serangan

MOSKWA - Rusia mengatakan, Kamis kemarin, pasukan keamanannya telah membongkar rencana gerilyawan Chechen untuk melakukan serangan. Rencana serangan itu dibongkar FSB (dinas intelijen Rusia) empat hari menjelang kedatangan para pemimpin dunia untuk menghadiri perayaan kemenangan sekutu dalam Perang Dunia II. Dikatakan, gerilyawan Chechen hendak menggunakan racun dan peledak dalam serangan tersebut.

''FSB menerima informasi tentang persiapan serangan teroris oleh gerilyawan Chechen,'' kata juru bicara FSB. Dia menambahkan bahwa kelompok-kelompok Chechnya itu memiliki basis perlawanan di wilayah Ingushetia. Mereka berencana menggunakan zat sianida untuk menyerang kota-kota Rusia. Diduga, serangan tersebut akan dipimpin oleh seorang militan Al Qaedah.

''Mereka berencana menggunakan racun mematikan tersebut di beberapa wilayah yang berpenduduk padat, instalasi-instalasi penting, dan sejumlah reservoir. Serangan itu dapat menjatuhkan banyak korban jiwa,'' bunyi pernyataan FSB. AD Rusia mengatakan operasi militer di Grozny, ibu kota Chechnya, tela mencegat sebuah truk yang mengangkut lebih dari satu ton bahan peledak. Razia-razia seperti itu semakin sering dilakukan menjelang pawai akbar di Moskwa, untuk memperingati 60 tahun kemenangan sekutu dalam Perang Dunia II. Diperkirakan, lebih dari 50 pemimpin dunia bakal hadir dalam acara itu. Parade pada 9 Mei itu merupakan sasaran favorit gerilyawan Chechen.(rtr-ben-26)

20.000 Orang Peringati Holocaust

AUSCHWITZ - Kaum muda Yahudi, para pejabat pemerintah, dan korban selamat Holocaust berkumpul di Auschwitz, kamp pembantaian paling mengerikan selama Perang Dunia II, Kamis kemarin. Mereka ambil bagian dalam acara ''Pawai untuk Kehidupan'' guna mengenang Hari Holocaust. Beberapa bulan setelah peringatan 60 tahun pembebasan Auschwitz, hampir 20.000 orang berjalan sejauh tiga kilometer dari kamp itu ke Birkenau. Di tempat tujuan itu, para perdana menteri dari Israel, Polandia, dan Hongaria akan memimpin upacara renungan. Para pemimpin negara diperkirakan berpartisipasi dalam gerak jalan tersebut. Kompleks Auschwitz-Birkenau merupakan kamp kematian terbesar yang dibangun oleh Nazi Jerman di Polandia. Tempat itu juga menjadi pusat pelaksanaan kebijakan genosida Adolf Hitler untuk membinasakan bangsa Yahudi di Eropa. Prosesi ''Pawai untuk Kehidupan'' itu dimulai dari gerbang kamp Auschwitz yang ditandai prasasti bertuliskan ''Arbeit Macht Frei'' (Kerja akan membebaskanmu). Di kamp Birkenau, para peserta pawai masih bisa menemukan abu dan tulang belulang korban pembantaian Nazi di bagian krematorium.(rtr-ben-26)

Marinir Brutal Tidak Diadili

WASHINGTON - Marinir AS (USMC) telah memutuskan bahwa tidak akan mengajukan dakwaan terhadap seorang prajuritnya yang menembaki seorang warga Irak yang terluka dan tak bersenjata di sebuah masjid di Fallujah, November lalu. Aksi brutal anggota Marinir itu direkam media televisi dan beritanya menghebohkan masyarakat internasional. Setelah penyidikan selama lima bulan, Letkol TB Johnson, juru bicara USMC, mengatakan Rabu lalu bahwa kopral Marinir itu menembak untuk membela diri. Dia tidak akan diseret ke pengadilan militer. ''Panglima Divisi Pertama Marinir memutuskan bahwa tindakan anggota Marinir yang terlibat dalam insiden itu telah sesuai dengan aturan-aturan dan hukum dalam konflik bersenjata,'' kata Johnson kepada radio CBS.(rtr-ben-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA