| Jumat, 06 Mei 2005 | INTERNASIONAL |
Satu Lagi Oposisi Taiwan ke ChinaBEIJING - Pemimpin partai oposisi terbesar kedua Taiwan memulai kunjungan persahabatan Kamis kemarin. Lawatan itu bakal makin menambah tekanan terhadap Presiden Chen Shui-bian yang pro-kemerdekaan untuk melakukan rekonsiliasi dengan Beijing. Ketua Partai Pertama Rakyat James Soong akan berkunjung selama sembilan hari di China. Partai itu dikenal mendukung penyatuan Taiwan dengan China daratan. Kunjungan Soong berlangsung setelah rekonsiliasi bersejarah pekan ini antara partai oposisi terbesar Taiwan Kuomintang (KMT) atau Nasionalis dan Beijing. ''Sikap teguh kami adalah menentang kemerdekaan Taiwan,'' kata Soong saat tiba di Kota Xian, China baratlaut. ''Di antara semua partai politik, Partai Pertama Rakyat adalah yang paling gigih menyangkut isu ini.'' Pernyataan itu langsung disambut tepuk tangan meriah dari para pejabat China. Jumat pekan lalu, Ketua KMT Lien Chan berjabat tangan dengan pemimpin Komunis China Hu Jintao. Pertemuan itu menandakan berakhirnya perseteruan antara dua musuh bebuyutan semenjak perang saudara di China. Menurut pengamat, pertemuan bersejarah itu juga menambah tekanan terhadap Chen untuk berdamai dengan China. ''Kami dengan tulus berharap untuk membangun jembatan saling percaya, kerja sama dan komunikasi antara kedua pihak,'' kata Soong di bandara Taipei menjelang keberangkatannya. ''Jurang antara kedua pihak bukan jurang geografis tetapi psikologis.'' Beijing tidak bersedia berhubungan dengan Chen dari Partai Progresif Demokratik selama Chen masih tetap bersikap pro-kemerdekaan. Para pakar berpendapat, China sengaja menjalin hubungan dengan partai oposisi sebagai strategi memecah belah untuk memojokkan Chen. Soong mengatakan, dia berniat membantu China agar lebih memahami Taiwan. Namun, dia tidak bertindak selaku utusan presiden atau membawa pesan khusus dari Chen untuk Hu. Soong akan bertemu Hu pada 11 atau 12 Mei. Sebagian analis mengatakan, Soong mengadopsi sikap garis tengah sehingga dia bisa bertindak sebagai penengah antara Chen dan Beijing. Soong mungkin hendak mengupayakan jalan bagi terwujudnya pakta perdamaian sementara. (rtr-gn-25) |