| Jumat, 06 Mei 2005 | EKONOMI |
Trading House Mulai Beroperasi 15 MeiSEMARANG- Pembukaan trading house (rumah dagang-Red) atau Java Trade House di Rotterdam, 25 Mei mendatang, diperkirakan akan menurunkan biaya operasional transaksi. Selain itu. pola pertemuan penjual dan calon pembeli secara ''langsung'' dapat juga mengepras jalur pungutan liar (pungli). Menurut Direktur Java Trade House atau JTH Dhodit LA Wardhana, pusat informasi dagang di kota pelabuhan terbesar Eropa itu berfungsi sebagai penjembatan. Dengan akses internet, calon pembeli dapat mempertimbangkan produk pedagang. ''Untuk mengetahui kualitas produknya, mereka tidak perlu datang ke Indonesia. Namun, dapat langsung ke kantor JTH di WTC Belanda untuk melihat contoh. Jika sudah cocok, kami akan mempertemukan kedua belah pihak melalui video conference sehingga keduanya bisa bertransaksi tatap muka,'' ujar dia, kemarin. Selain di Belanda, JTH juga membuka kantor di Gedung Java Design Center (JDC) Semarang. Kantor itu dilengkapi oleh sistem komunikasi teleconference dan fasilitas e-marketing melalui internet yang langsung terkoneksi di seluruh dunia. Pilihan Rotterdam itu, terang Dhodit, lantaran negara-negara Eropa selama ini menjadi daerah tujuan ekspor kedua setelah AS. Sejumlah produk UKM dan perusahaan besar di Jateng yang telah menembus pasar luar negeri adalah mebel, kerajinan, kosmetik, mainan anak, suvenir, tekstil, garmen, dan makanan olahan. Setiap pengusaha yang dapat menggunakan fasilitas harus tercatat sebagai anggota JTH. Pasalnya, pihaknya menginginkan agar perusahaan yang bertransaksi memiliki kredibilitas yang jelas. ''Syaratnya, mereka harus memiliki izin sebagai eksportir. Quality control kami akan mengecek apakah produk yang akan diekspor memiliki standar sesuai yang diinginkan pembeli di Eropa,'' tegas dia. Rencananya, Gubernur Jateng Mardiyanto yang akan meresmikan kantor tersebut. General Manager JTH Semarang Bayu Krisna dan Manager JTH Rotterdam Johan Christanto, mengatakan akan melakukan sosialisasi ke beberapa kota di Jateng. Dijadualkan, tanggal 9 Mei ini, pihaknya menggelar pertemuan dengan sejumlah pengusaha di Hotel Graha Santika. (rei-47) |