logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 06 Mei 2005 EKONOMI
Line

BII Akuisisi 43% Saham WOM

JAKARTA- Bank Indonesia (BI) hanya menyetujui bahwa untuk melakukan penyertaan/akuisisi PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM) oleh PT Bank Internasional Indonesia (BII) hanya sampai dengan 43%.

''Persetujuan BI itu dikeluarkan pada 29 April 2005,'' kata Presiden Direktur WOM Finance Benny Wenas, Rabu (4/5).

Menurut Benny, pemegang saham pendiri WOM Finance dan BII sepakat memperpanjang batas waktu penyelesaian transaksi dari sebelumnya tanggal 30 April 2005 menjadi 30 Mei 2005.

''Kami harapkan dapat menyelesaikan transaksi pada akhir Mei 2005,'' tutur Benny. WOM Finance akan melakukan divestasi lebih lanjut sampai dengan 24% kepada co-investor BII yang terdiri atas dua perusahaan yang berasal dari AS dan Eropa.

Dipaparkan Benny, transaksi yang disepakati dalam condition sales and purchase agreement (CSPA), BII telah membeli saham WOM Finance di kisaran harga Rp 495 per saham. Hal yang sama juga berlaku untuk pembelian saham oleh co-investor BII. ''Melalui transaksi itu, BII mengeluarkan dana hingga mencapai Rp 400 miliar,'' katanya.

Benny mengakui, hal positif yang diharapkan dari akuisisi ini adalah meningkatnya kinerja WOM dikarenakan adanya dukungan kuat dari BII. Untuk tahun 2005 dengan perhitungan tanpa kehadiran BII, WOM menargetkan nilai pembiayaan sebesar Rp 3,4 triliun, serta target laba Rp 220 miliar.

''Sampai dengan triwulan I Tahun 2005, WOM Finance berhasil membukukan nilai pembiayaan sebesar Rp 886 miliar atau 37 persen di atas target penjualan,'' jelas Benny.

Dia menambahkan, angka sebesar itu meningkat sebesar 94% dibandingkan kinerja perseroan untuk kuartal pertama tahun 2004. Sedangkan, laba sebelum pajak meningkat sebesar 40% dari Rp 43 miliar pada Maret 2004, menjadi Rp 60 miliar pada periode yang sama Maret 2005.

Sementara itu, Presdir BII Henry Ho mengatakan, pembelian WOM Finance ini sejalan dengan visi strategis BII untuk fokus pada pengembangan bisnis di sektor pembiayaan konsumen dan komersial/usaha kecil menengah (UKM).

''Kami berharap penyertaan ini akan menciptakan sinergi antara kedua perusahaan dalam memperluas basis dan pelayanan nasabah,'' ungkapnya. (bn-47)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA