logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 03 Mei 2005 SALA
Line

Bantuan Pendidikan Diberikan Tidak Sama Besar

WONOGIRI - Bantuan pendidikan yang bersumber dari APBD Provinsi Jateng, tidak diberikan dalam jumlah yang sama besar kepada setiap kabupaten/kota. ''Itu bukan berarti saya pilih kasih, bukan. Sebab, besar kecilnya bantuan juga ditentukan oleh pengajuan usulan proposal yang pernah disampaikan Bupati/Wali Kota ke tingkat Provinsi Jateng,'' tegas Gubernur Jateng, H Mardiyanto.

Sebab, tambah Gubernur, ada kabupaten yang hanya mengajukan porposal permohonan bantuan pendidikan sebesar Rp 30 juta. Di sisi lain, ada pula kabupaten yang mengajukan permohonan dalam jumlah di atas Rp 1 miliar. Penegasan Gubernur itu, dikemukakan Senin (2/5) saat menjawab pertanyaan wartawan, seusai membuka pameran potensi pendidikan di halaman Kantor Bupati Wonogiri, yang digelar dalam rangka ikut memeriahkan puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Harpenas) tingkat Jateng 2005, yang dipusatkan di Stadion Pringgondani Wonogiri.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menjadi inspektur upacara dengan membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan, Prof Dr Bambang Sudibyo MBA. Pemerintah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang (UU) 20/2003, berkewajiban memenuhi hak pendidikan rakyat yang bermutu, agar mampu diwujudkan pendidikan berkuaitas yang menghasilkan anak didik cerdas dan berbudaya, serta mampu berkompetisi.

Tarian Ganong

Upacara puncak Harpenas itu, dimeriahkan dengan tarian kolaborasi warok massal, tarian ganong (bujangganong) dan jathilan yang dibawakan 300 murid di Wonogiri. Usai melakukan upacara, Gubernur Jateng bersama sejumlah pejabat dari provinsi dan para bupati/wali kota se Jateng menuju ke Pendapa Kabupaten untuk menghadiri resepsi Harpenas.

Acara tersebut dirangkaikan dengan pembukaan parade band pelajar/umum di Alun-alun, serta pameran potensi pendidikan Kabupaten Wonogiri di halaman Kantor Bupati yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur. Kegiatan itu juga dimeriahkan dengan aneka ragam sajian kesenian murid, seperti bernyanyi, menari tarian bedoyo Parang Kencana, gelar pakeliran padat dalang bocah, baca puisi, dan baca geguritan (puisi Jawa).

Bersamaan dengan acara resepsi di pendapa itu, Gubernur berkenan menyerahkan bantuan dana pendidikan kepada 35 bupati/wali kota se Jateng. Total dana pendidikan yang bersumber dari APBD Provinsi Jateng 2005 tahap kedua itu, sebanyak Rp 17,1 miliar lebih, terdiri atas bantuan untuk beasiswa murid Rp 3,5 miliar bagi 13.950 siswa, dan bantuan sarana-prasarana pendidikan Rp 13,6 miliar untuk 443 sekolah/yayasan/pondok pesantren/perguruan tinggi.(P27-16ha)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA