logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 03 Mei 2005 SALA
Line

UNS Mendapat Bantuan Rp 1 Miliar dari Gubernur

KENTINGAN - Universitas Negeri Surakarta (UNS) Solo mendapat bantuan Rp 1 miliar dari Gubernur Mardiyanto. Bantuan yang diserahkan bersamaan dengan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Jateng yang dipusatkan di Wonogiri itu, selanjutnya akan digunakan untuk pengadaan LCD bagi seluruh program studi (prodi) yang dimiliki UNS.

"Bantuan itu merupakan permohonan yang kami ajukan beberapa waktu lalu. Sesuai dengan proposal, uangnya akan kami gunakan membeli LCD untuk lebih memperlancar proses belajar mengajar bagi 61 prodi yang kami miliki," ungkap Pembantu Rektor (PR) I UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS, kemarin.

Ditanya tentang kapan realisasi pengadaan LCD itu, dia mengatakan, ada mekanisme yang harus ditempuh. Bisa jadi prosesnya nanti melalui sistem lelang, namun menurutnya juga dimungkinkan dengan penunjukan. "Namun saya rasa, realisasinya dalam wujud barang pada bulan ini juga."

Dia mengungkapkan, pemanfaatan teknologi informasi (IT) secara optimal, saat ini terus dilakukan UNS. Salah satu yang sudah dibangun adalah jaringan perpustakaan online dan digital library antarperpustakaan di tiap-tiap fakultas. Dengan demikian, para dosen dan mahasiswa dapat lebih mudah mengakses literatur-literatur yang ada di seluruh perpustakaan UNS.

"Berkait dengan hal itu, dalam pertemuan beberapa waktu lalu, Gubernur malah memintah agar UNS mengajukan proposal untuk membuat jaringan perpustakaan online yang bukan hanya mencakup di kampus kami saja, tetapi online antarperpustakaan seluruh perguruan tinggi yang ada di Jateng," tambah Prof Ravik.

Teknologi informasi juga sudah dilakukan UNS dalam menyelenggarakan perkuliahan jarak jauh yang dia nilai sangat mendukung sistem perkuliahan secara keseluruhan. Menurut dia, kuliah menggunakan model teleconference itu sudah dilaksanakan UNS bagi para mahasiswanya di Pemalang dan Pati.

"Teleconference itu sebagai salah satu pendukung perkuliahan reguler. Memang tidak full, karena 50 % proses pendidikan harus di kampus," tuturnya.

Kurikulum berbasis kompetensi juga akan dimulai UNS pada semester baru, sejak Juli mendatang. Kurikulum itu akan diterapkan bagi seluruh mahasiswa baru di semua program. "Nah keberadaan LCD di seluruh prodi tentu akan lebih memperlancar penerapan kurikulum berbasis kompetensi nanti," katanya.(D11-18m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA