logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 03 Mei 2005 SALA
Line

PKS Dukung Hardono - Dipo

KOTA - DPD PKS Surakarta, akhirnya menyatakan dukungannya kepada pasangan Hardono - GPH Dipokusumo dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung 27 Juni mendatang. Keputusan mendukung calon yang diusung koalisi Partai Golkar (PG) dengan Partai Demokrat (PD) tersebut diambil, setelah DPD mengadakan musyawarah kerja daerah (muskerda) dengan seluruh pengurus struktural hingga tingkatan bawah.

Keputusan itu memang cukup mengagetkan, mengingat sebelumnya PKS telah menyatakan tidak lagi tergabung dalam koalisi perubahan, yakni koalisi antara PD dan PKS. Apalagi pecahnya koalisi ini disebabkan adanya perbedaan dalam mengusung nama pasangan calon wali kota dan wakilnya. Setelah pisah dengan PKS itulah, PD menjalin koalisi dengan Partai Golkar dan sepakat mengusung Hardono-Dipo.

"Dalam pilkada, kami mendukung figur pasangan calon kepala daerah, bukan partai. Atas realitas politik saat ini, dari empat pasangan calon yang telah mendaftar ke KPU, kami sepakat mendukung pasangan Hardono-Dipo," kata Pelaksana Harian (Plh) DPD PKS Haryanto SPd kepada wartawan, Senin (2/5) kemarin.

Paling Mampu

Selain dihadiri segenap pengurus DPD dan ketua lima cabang PKS se-Solo, Zainal Abidin Zein, tokoh yang dulu sempat dicalonkan PKS untuk maju dalam bursa pilkada juga hadir. Lantaran tidak mencapai 15 % perolehan suara atau perolehan kursi di DPRD, partai yang hanya memiliki empat kursi di DPRD itu akhirnya gagal mengusung calon yang sebelumnya muncul dalam pemilu internal PKS lalu.

Setelah pisah dengan PD, kata Haryanto, PKS kemudian bertekad untuk mendukung figur yang dinilai paling mampu membawa agenda besar yang dititipkan PKS Solo. PKS telah menyerahkan nota kesepahaman yang berisi tiga poin kepada pasangan Hardono-Dipo.

Tiga poin itu antara lain konsisten melakukan perubahan untuk membangun pemerintahan bersih, dibuktikan dengan keteladanan dan kesiapan memberikan sanksi bagi jajaran birokrasi yang melakukan korupsi, tidak mengulangi kesalahan pengelola Pemkot sebelumnya dan menjadikan kekuasaan yang dipegangnya itu untuk melindungi dan mengembangkan SDM Solo. (G13-18m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA