| Selasa, 03 Mei 2005 | PANTURA |
Diselidiki, Perusakan Rumah Aktivis LSMBATANG- Polisi masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus perusakan di rumah aktivis LSM, Fatah Raharjo (34). Sementara itu untuk pengamanan, beberapa anggota polisi berpakaian sipil berjaga-jaga di sekitar rumah di Jl Dr Sutomo Gang Damar. Keterangan yang dihimpun menyebutkan, Minggu lalu sekitar pukul 03.00 istri Fatah, Sri Utiasih (34) terbangun dari tidurnya. Dia mendengar ada langkah orang berjalan di halaman rumahnya. Setelah itu terdengar kaca jendela kamar dilempar batu. "Seusai itu terdengar suara sepeda motor meninggalkan rumah," ujar istri Fatah. Atas kejadian itu, keluarga Fatah melaporkan peristiwa pelemparan tersebut ke polisi yang diterima Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Ipda Imam. Ditemukan Batu Kapolres AKBP Muhari SH segera memerintahkan jajarannya melakukan pengusutan. Kapolsek Kota AKP Tukiran bersama Kasatreskrim AKP Guki Ginting dan Kaurbinops Ipda Priya bersama anggotanya segera melakukan olah tempat perkara. Dari kamar depan tampak kaca pecah, sedangkan di dalam kamar ditemukan batu sebesar kepalan tangan orang dewasa yang tergeletak di kasur bawah. Polisi juga mencari keterangan dengan mewawancarai orang-orang di sekitar tempat kejadian. Ada lima orang yang dimintai keterangan sebagai saksi. Barang bukti yang berhasil disita batu dan pecahan kaca. "Kasus perusakan itu murni tindak pidana. Kami terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian itu," tegas Kapolres. Kasus yang terjadi di rumah Fatah itu merupakan kejadian kali kedua. Beberapa bulan sebelumnya, di depan pintu ruang tamu ditemukan seekor kelinci yang baru saja dipotong bagian lehernya. (ar-44s) |