logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 03 Mei 2005 NASIONAL
Line

Guru SD Cabuli Murid-muridnya

KLATEN- Terungkapnya perilaku bejat ED (49), seorang guru SD, warga Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, yang tega mencabuli murid-muridnya sendiri membuat geger warga Klaten. Perilaku yang tak layak ditiru itu bahkan pernah dilakukan di dalam kelas saat mengajar. Saat ini, baru lima korban yang melaporkan tindak asusila itu kepada aparat Polsek Prambanan. Mereka adalah AP, DN, NL, NF dan SP, semuanya siswi kelas III sebuah SD di Prambanan yang baru berumur antara 8 sampai 9 tahun.

Kapolres Klaten AKBP Drs H Arief Dharmawan melalui Kapolsek Prambanan AKP Edi Wibowo melihat adanya kemungkinan jumlah korban akan bertambah, karena perbuatan bejat itu telah dilakukan sejak setahun silam. ''Sejauh ini baru ada lima korban yang melapor, tapi kemungkinan masih ada korban lain belum melapor. Mungkin saja mereka malu atau ada alasan lain. Sekarang ini, kami masih terus mengembangkan kasus tersebut,'' kata Edi Wibowo didampingi Kanit Resintel Aiptu Sutono, Senin (2/4) kemarin.

Perilaku asusila guru tersebut baru terbongkar ketika salah satu ibu korban curiga anaknya belum pulang padahal waktu sudah menunjukkan pukul 11.00. Dia kemudian, mencari anaknya ke sekolah, tapi ruang kelas sudah tutup. Dia hanya melihat pintu kantor guru yang masih terbuka. Kemudian dia melihat putrinya keluar dari sana.

Setelah di rumah, putrinya ditanya dengan siapa di dalam kantor guru dan melakukan apa. Tapi jawaban sang anak membuat darah ibunya seolah mendidih. Dengan terus terang, DN menceritakan perilaku gurunya mencabuli dirinya. (F5-41v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA