| Selasa, 03 Mei 2005 | NASIONAL |
Masjid Agung Dilengkapi Area Komersial
SEMARANG-Masjid Agung Jateng dilengkapi area komersial yang diperuntukkan bagi masyarakat umum. Area komersial itu dilayani lewat dua gedung berlantai dua, yang terletak di kanan-kiri masjid. Fasilitas yang disediakan meliputi gedung pertemuan, balai nikah, perpustakaan, serta ruang sewa untuk bisnis dan perkantoran. ''Area komersial Masjid Agung Jateng sepenuhnya diperuntukkan bagi masyarakat, yang bisa digunakan untuk berbagai aktivitas. Khusus untuk ruang serbaguna dan fasilitas lain di bangunan sayap kanan telah siap digunakan per 1 Mei,'' ujar Wagub Jateng Drs Ali Mufiz MPA, Senin (2/5). Siang itu Wagub sedang meninjau kesiapan sejumlah fasilitas area komersial Masjid Agung. Terlihat mendampingi Wagub, Kepala Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Kimtaru) Ir Sudanti MS dan Kepala Perwakilan Hutama Karya Wilayah Jateng Ir Heru Jatmiko. Wagub menjelaskan, area komersial memang diperuntukkan bagi aktivitas masyarakat yang bersifat profan. Salah satu fasilitas yang menjadi andalan adalah ruang serbaguna seluas 1.500 meter persegi yang terletak di lantai I bangunan sayap kanan. Ruangan itu didesain dengan interior yang mewah, laiknya ballroom atau convention hall hotel berbintang lima. Keseluruhan dinding dihiasi dengan ukir-ukiran bermotif flora yang artistik. Lantainya terbuat dari granit tile berpola segi delapan yang menawan. Sementara pada bagian atasnya terdapat lampu indah bergantungan. ''Boleh dibilang, fasilitas yang disediakan di area komersial, termasuk gedung serbaguna, setara dengan hotel berbintang lima,'' kata Ali Mufiz. Segala macam kegiatan bisa dilakukan di tempat itu, seperti seminar, muktamar, pertemuan, ataupun pesta pernikahan. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan untuk menggelar perhelatan budaya atau hiburan, sepanjang tidak mengganggu peribadatan di masjid. Ruangan itu mampu menampung 1.000 orang (berdiri) atau 700 orang (duduk). Jika jumlah peserta lebih banyak, penyewa bisa memanfaatkan ruang prefunction di depan ruang serbaguna. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pengguna, area komersial itu dilengkapi dengan listrik dari PLN dan genset, sound system yang representatif, serta AC central, dan fasilitas ruang service. ''Area komersial itu diharapkan bisa menjadi semacam kompleaks penyangga bagi keberlangsungan Masjid Agung. Dana yang diperoleh dari penyewa fasilitas di area komersial itu nanti digunakan untuk penunjang aktivitas masjid.'' Event Organizer Kepala Dinas Kimtaru Jateng Ir Sudanti MS menjelaskan, Masjid Agung juga dilengkapi dengan ruang perkantoran 10 unit, pertokoan 10 unit, serta perpustakaan Islam. Fasilitas itu disediakan di bangunan sayap kiri yang berlantai dua. Selain itu, kompleks Masjid Agung juga dilengkapi bangunan untuk para pedagang kaki lima (PKL) berjualan. ''Bangunan khusus untuk PKL disediakan di sisi utara dan selatan masjid. Itu menunjukkan keberadaan masjid mengakomodasi keberadaan PKL, dan tidak akan mematikannya,'' ungkap Sudanti. Kelebihan lain, fasilitas parkir terbuka yang amat luas, di kanan dan kiri masjid, serta ruang parkir di bawah plaza. Keseluruhan area parkir itu bisa menampung 45 bus, 820 mobil, serta 800 sepeda motor. ''Tempat parkir yang luas itu merupakan salah satu kelebihan area komersial Masjid Agung Jateng dibandingkan dengan tempat pertemuan lain di Kota Semarang.'' Dia berharap, pembangunan masjid dan keseluruhan fasilitas penunjangnya rampung pada Desember mendatang. Badan Pengelola Masjid Agung Jateng siap untuk melakukan operasionalisasi area komersial itu. Pengelolaan area komersial itu, kata dia, bisa dengan menunjuk event organizer yang profesional sehingga bisa mencapai hasil yang diharapkan.(amp-41t) | ||||