| Selasa, 03 Mei 2005 | NASIONAL |
Jateng Setuju Muktamar PPP Dipercepat
SEMARANG- Keinginan menggelar muktamar dipercepat dalam tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga merupakan salah satu keputusan musyawarah kerja wilayah (Muskerwil) DPW Jateng Januari lalu. Namun, perhelatan akbar itu tetap harus prosedural dengan sebelumnya dilakukan konsolidasi dari tingkat bawah dan digelar musyawarah kerja nasional (mukernas) untuk merekomendasikan percepatan muktamar tersebut. Wakil Ketua DPW PPP Jateng Drs H Hisyam Ali mengatakan, sesuai ketetapan No 38/TAP/Muktamar V/PPP/V/2003, ada perubahan mekanisme konsolidasi (pergantian pengurus) di tubuh partai berlambang Kakbah tersebut. Jika sebelumnya dilakukan top down (dari atas/DPP ke bawah/ranting), saat ini sebaliknya, yakni bottom up (dari bawah ke atas). Jika mendasarkan pada ketetapan Muktamar V tersebut, lanjutnya, Muktamar VI akan digelar pada 1-4 Januari 2007. Namun melihat perkembangan yang terjadi secara menyeluruh baik di internal maupun eksternal partai saat ini dan tetap mendasarkan mekanisme konsolidasi seperti halnya tertuang dalam ketetapan Muktamar V tahun 2003, DPW mengadakan muskerwil pada Januari lalu. Muskerwil, kata Hisyam, memutuskan agar muktamar dipercepat dari rencana semula. ''Namun harus didahului dengan penataan atau konsolidasi partai dari bawah atau tingkat ranting, anak cabang (kecamatan-Red), cabang (kabupaten/kota), dan wilayah (provinsi),'' katanya di Gedung Berlian, Senin (2/5). Wakil Ketua DPRD Jateng tersebut lebih lanjut mengatakan, konsekuensi dari hasil muskerwil itu, saat ini di Jateng sedang dilakukan penataan dari bawah. Saat ini ada yang sudah sampai di tingkat cabang, ada juga yang masih di tingkat anak cabang. ''Dalam penataan atau konsolidasi itu ada pergantian pengurus dan penyusunan program kerja,'' jelasnya. Akhir 2005 Wakil Ketua PPP Jateng Drs Muh Endro Suyitno menambahkan, pihaknya menargetkan konsolidasi sampai tingkat wilayah selesai pada akhir 2005. Dengan begitu, pada awal 2006 bisa dilakukan muktamar dengan sebelumnya digelar mukernas. Karena itu, menurutnya, bagi yang menghendaki muktamar dipercepat tanpa melalui proses konsolidasi dari bawah, keinginan itu perlu dipikirkan kembali secara cermat, sekaligus dicari dampak baik dan buruknya. Pihaknya mengimbau semua pihak untuk tetap taat pada aturan organisasi. Kaitannya dengan hal tersebut, menurut Hisyam Alie, DPP perlu segera mengadakan mukernas, yakni forum yang berada satu tingkat di bawah muktamar. Dalam forum tersebut dilakukan evaluasi diri (muhasabah) menyangkut pelaksanaan pemilu legislatif maupun pemilu presiden dan wapres, serta memberikan rekomendasi perlunya muktamar dipercepat. Ditanya adanya desakan muktamar digelar awal Juni tahun ini, Hisyam hanya menjawab secara diplomatis, yang dari sisi waktu dan persiapan susah terwujud. ''Setuju saja, asalkan segala sesuatunya lewat penataan dari bawah dan digelar mukernas dulu.'' Kaitannya dengan perkembangan terakhir di PPP, kata Hisyam, DPW Jateng pada Sabtu (30/4) lalu menggelar rapat. Salah satu hasil pertemuan itu yakni dalam waktu dekat akan menyampaikan surat ke DPP yang isinya agar semua pihak, termasuk yang menduduki kantor DPP, tetap menahan diri. Selain itu, juga diminta tetap menciptakan iklim yang sejuk. Sebab jika melihat perkembangan politik di luar PPP, telah terjadi suasana yang kurang kondusif. Karenanya, PPP tidak ingin seperti itu.(G7,G1-41v) |