logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 20 April 2005 OLAHRAGA
Line

John Terry Fit, Arjen Robben Out

  • Buruk, Rekor Chelsea Lawan Arsenal

LONDON - Bek tengah dan kapten Chelsea, John Terry dalam kondisi fit, sedangkan pemain sayap Arjen Robben masih dililit cedera. Asisten Pelatih Chelsea Steve Clarke mengemukakan hal itu dalam konferensi pers di markas klubnya, Cobham, London, kemarin.

Chelsea akan terlibat dalam derby London melawan Arsenal pada lanjutan Divisi Utama Liga Inggris di Stamford Bridge, Kamis dini hari WIB nanti.

The Blues tinggal membutuhkan dua kemenangan dari enam pertandingan sisa untuk memastikan diri menjadi juara Liga Primer.''John Terry siap bermain. Kondisi dia bagus sekali. Sementara Arjen Robben belum bisa main dan membutuhkan beberapa hari lagi untuk pemulihan cederanya,'' kata Clarke yang menggantikan pelatih Jose Mourinho pada jumpa pers.

Mourinho ''puasa bicara'' sebagai bentuk kekecewaannya terhadap pers dan Persatuan Sepak Bola Inggris (FA).

Terry mengalami cedera paha tatkala bertubrukan dengan pemain Bayern Munich, Bastian Schweinsteiger dalam laga Liga Champions. Kehadiran defender Inggris itu sangat vital untuk memperkokoh barisan pertahanan.

Di bawah pimpinan Terry, Chelsea hanya kalah sekali dalam 32 pertandingan liga. Cuma Manchester City yang mampu menumbangkan klub milik Roman Abramovich.

Manchester City juga merupakan satu-satunya klub yang tak mampu ditaklukkan pasukan Mourinho pada musim ini.

''Akan menjadi momen sangat indah jika kami mengalahkan Arsenal dan kemudian meraih kemenangan lagi dalam partai tandang. Kalau itu menjadi kenyataan, kami sudah pasti meraih gelar juara,'' ujar Clarke.

Rekor Buruk

Chelsea kali terakhir menjadi kampiun Inggris pada 1955.

Saat ini Chelsea memang memimpin klasemen dengan keunggulan 11 poin di atas Arsenal. Namun rekor mereka melawan The Gunners boleh dibilang buruk.

Dalam delapan tahun pertemuan di kandang sendiri, Chelsea tak mampu menaklukkan tim sekotanya itu. The Blues terakhir mengalahkan Arsenal 1-0 pada September 1995. Pada pertemuan pertama musim ini di Highbury, kedua klub berbagi skor 2-2.

Chelsea dan Arsenal adalah fenomena di Inggris pada musim ini. Pasukan Mourinho tercatat sebagai tim dengan lini belakang terbaik. Mereka baru kebobolan 12 gol.

Sebaliknya, Arsenal yang diarsiteki Arsene Wenger merupakan tim paling produktif. Patrick Vieira dan kawan-kawan sudah menghasilkan 73 gol. Bandingkan dengan Chelsea yang baru mencetak 62 gol.

Menjelang derby London, pemain-pemain Arsenal menebar perang urat syaraf dengan mengatakan, permainan Chelsea ''membosankan''.

Tentang psy war itu Clarke sepertinya tak mau peduli. ''Mungkin mereka iri dengan prestasi kami,'' kata Clarke.

Meski punya rekor buruk melawan Arsenal, penampilan Chelsea di kandang sendiri nyaris sempurna pada musim ini. Mereka tak pernah kalah, membukukan 12 kemenangan dan empat kali seri.

Big match ini akan menjadi ajang persaingan para bintang di setiap lini. Di bawah mistar, kiper Chelsea Petr Cech beradu ketangkasan dengan Jens Lehmann.

Di lini belakang, kekokohan Terry ditantang ketangguhan dan pengalaman Sol Campbell. Di lapangan tengah, permainan dinamis Frank Lampard akan diimbangi kapten Arsenal Patrick Vieira.

Sementara di barisan penggempur, adu kecepatan antara Didier Drogba dari Chelsea dan Jose Antonio Reyes tak bisa dihindari. (rtr,A7-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA