| Rabu, 20 April 2005 | OLAHRAGA |
"Harus Waspadai Faktor Nonteknis"KUDUS- Dengan makin dekatnya roda kompetisi Divisi II Nasional Wilayah III, 26 April mendatang, Penasihat Persiku Kudus HM As'ad memperingatkan Persiku untuk jangan terlalu optimistis. "Optimis kita pasti menang dan lolos ke Divisi I boleh-boleh saja. Asal tidak berlebihan. Targetnya memang harus lolos ke Divisi I. Tapi yang lebih penting adalah jaga kekompakan dan waspadai yang non-teknis," tandasnya. As'ad, yang juga anggota pengurus PSSI, menambahkan bahwa secara tim anak asuhan Hanafing sudah cukup baik. "Saya pernah lihat waktu uji coba lawan Persis Solo. Cukup baik dan menjanjikan," ulasnya. Tetapi uji coba situasinya lain dengan kompetisi sesungguhnya. Banyak faktor yang harus diwaspadai. Selain calon lawan, juga kekompakan tim sendiri. Lebih dari itu juga masalah wasit, harus menjadi perhatian. Belum lagi soal suporter. "Suporter yang fanatik dalam mendukung tim kesayangan memang diperlukan. Tetapi tidak boleh berlebihan sehingga bisa merugikan tim yang didukung. Ini yang perlu diperhatikan ofisial Persiku maupun panitia pertandingan. Jangan sampai karena ulah pendukung yang berlebihan, Persiku malah dirugikan, misalnya adanya kerusuhan sehingga kena partai usiran," ujarnya. Kompetisi Divisi II Nasional wilayah III akan dipusatkan di Kudus, baik putaran pertama maupun kedua. Ada enam tim yang tergabung di wilayah ini, yakni Persiku Kudus, Persis Solo, Persipro Probolinggo, PSN Ngada, Persaka Karangasem (Bali) dan Pesik Kuningan. Tiga tim terbaik akan promosi ke Divisi I. Secara keseluruhan, Divisi II Nasional dibagi menjadi empat wilayah, dengan peserta 24 tim. Hingga kemarin, tim-tim yang akan main di Kudus sudah me-booking hotel-hotel yang ada. Tuan rumah Persiku memilih Hotel Notosari, Persis Solo di Kenari Asri, Persipro Hotel Air Mancur. Sedangkan Pesik di Prima Graha, Persaka di Hotel Proliman dan PSN Ngada di Hotel Grand Tanjung. (P7-77) |