| Rabu, 20 April 2005 | NASIONAL |
Gainer: Saya Akan Buat Chrisjon "Berasap"JAKARTA - Derrick Gainer mengaku kalau dirinya merupakan yang terbaik dalam kancah tinju kelas bulu versi badan tinju dunia WBA. Pertarungannya dengan Chrisjon pada Jumat malam mendatang adalah ajang untuk pembuktian ucapannya tersebut. ''Saya merasa bertanding lawan Chrisjon adalah partai yang akan berlangsung secara keras. Kami berdua dalam kondisi bagus. Saya tahu keadaan fisik dan mental dari Chrisjon pada saat ini. Bukan urusan saya untuk mengomentari adanya kisruh manajemen dalam tim Chrisjon. Saya yakin dia mampu mengatasi semua masalah itu,'' ujar Derrick 'Smoke' Gainer di Jakarta, kemarin sore. Ditanya tentang julukan ''Smoke'' atau asap yang disandangnya, Gainer menyatakan, bahwa setiap musuhnya akan dibuat menyesal karena ingin bertanding dengannya. ''Saya akan membuat setiap lawan saya berasap dan terpanggang. Saya suka melakukan itu. Hal demikian menjadi kewajiban dan kebiasaan dari saya. Chrisjon akan mengalami hal itu,'' tandasnya. Kubu Gainer nampak lebih familiar dan terbuka terhadap wartawan. Dengan sangat sopan manajer Kurt Emhoff dan pelatih Alfy Smith mempersilakan para wartawan untuk menyaksikan Gainer berlatih di salah satu ruangan hotel Shangrilla Jakarta di lantai empat. Petinju asal Amerika Serikat tersebut bahkan menyambut wartawan di pintu masuk ruang latihan. Dia juga sangat antusias menjawab dan mempersilakan wartawan untuk bertanya. Kondisi ini sangat bertolak belakang dengan kubu Chrisjon. Latihan pada sesi Senin malam lalu dinyatakan tertutup untuk pemotretan dan tanya jawab untuk wartawan. Semua intruksi ini diberikan oleh pelatih Graig Christian. Bahkan tempat latihannya juga ditutup oleh papan pada pintu masuknya. Kesempatan untuk bertanya baru diberikan oleh pelatih asal Australia tersebut setelah selesai latihan pada Selasa dini hari. ''Chrisjon sudah dalam kondisi siap. Latihan sudah sangat keras. Kami berlatih pada malam hari karena untuk menyesuaikan dengan suasana pertandingan. Ini adalah hal yang wajar,'' tutur Graig Christian. Menurut Graig, tidak merupakan ancaman serius bagi tekad Derrick Gainer yang ingin menganvaskan Chrisjon pada ronde keenam. Hal itu adalah sesuatu yang biasa pada segi perang urat syaraf sebelum pertandingan. ''Kami tetap mewaspadai Derrick Gainer. Chrisjon tidak pernah takut dengan ancamannya tersebut. Nanti di ring adalah sebagai tempat pembuktian. Chrisjon telah menyelesaikan semua sesi latihan sampai hari ini dengan baik,'' ujarnya. Chrisjon sendiri sependapat dengan pelatihnya. Petinju asal Banjarnegara tersebut tidak menjanjikan memukul KO lawannya. Kemenangan baik dengan angka atau KO adalah salah satu tujuannya. ''Saya tidak mau ditarget-target. Itu akan jadi beban. Saya akan main lepas dan seperti biasa. Terpenting adalah mempertahankan gelar. Saya anggap Gainer juga lawan yang harus dikalah-kan dan bukan untuk ditakuti,'' kata Chrisjon. Chrisjon mengaku kondisi fisiknya dalam keadaan sempurna. Sedikit masuk angin adalah hal biasa. Begitupun dengan kerokan pada bagian belakang tubuhnya tidak akan mengganggu kadar kesehatannya. ''Ini biasa saja. Saya memang senang dikerok kalau masuk angin. Tapi ini bukan gangguan. Saya dalam kondisi fit seperti tadi Anda lihat. Tidak perlu khawatir,'' tuturnya. Chrisjon mengaku lega setelah masalahnya dengan Sutan Rambing dianggap selesai. Konsentrasinya makin bertambah setelah mendapat dukungan dari semua pihak. Hal ini terutama dukungan dari Menpora Adhyaksa Dault. ''Saya konsentrasi untuk bertanding. Kemampuan fisik dan taktik saya makin meningkat. Latihan di Bali dan Australia membawa dampak kemajuan yang bagus. Saya menikmati suasan latihan di sini,'' kata Chrisjon. Tolak Underdog Dalam pada itu, Derrick Gainer mengaku dalam kondisi yang bagus. Petinju asal Amerika Serikat tersebut menampik anggapan bahwa dirinya underdog dan dibawah tekanan. ''Saya bukan underdog. Saya yang terbaik,'' katanya. Gainer mengakui kalau Chrisjon merupakan petinju yang bagus. ''Dia petinju yang bagus. Jika seseorang sudah menjadi juara dunia, dia pasti petinju yang baik dan sempurna,'' ucapnya. Menurut dia, adalah menjadi tugasnya berdua bersama Chrisjon untuk membuktikan siapa yang paling baik di hari Jumat nanti. Pertarungan 22 April di Sport Mall Britama Arena Kelapa Gading Jakarta adalah ajang pembuktian siapa yang akan menjadi terbaik. Meski mengakui ini akan menjadi pertarungan berat, Gainer yakin akan membawa gelar yang pernah dimilikinya kembali ke Amerika. ''Saya datang jauh ke sini untuk menang. Saya juga datang lebih awal untuk adaptasi. Saya yakin bisa membawa gelar ini kembali ke AS. Saya mempersiapkan untuk pertarungan ini dengan waktu yang lama,'' katanya didampingi pelatih Alfy Smith dan manajer Kurt Emhoff. Derrick Gainer sangat yakin kalau akan mampu merebut gelar dari Chrisjon. ''Saat ini saya bekerjasama dengan orang-orang yang kuat dan profesional seperti Kurt Emhoff dan Alfy Smith. Saya yakin bisa merampas gelar Chrisjon. Bertarung di sini juga tidak masalah. Saya biasa bertanding di mana pun,'' ungkapnya. Manajer Gainer, Kurt Emhoff juga mengakui, kalau pertandingan petinju pada Jumat malam mendatang akan menjadi pertarungan yang sengit. ''Chrisjon dalam kondisi tajam. Gainer juga. Ini akan menjadi pertarungan menarik. Kedua petinju sama-sama dalam kondisi siap tempur dan punya ambisi masing-masing,'' ungkap Kurt Emhoff. Baik Gainer maupun Kurt Emhoff mengaku tetap tidak peduli dengan perselisihan Chrisjon dengan mantan pelatih dan manajer Sutan Rambing. ''Kami tidak peduli. Itu bukan urusan kami. Kami fokus pada pertandingan saja,''ujar Derrick dan Kurt Emhoff. (D3-57) |