| Rabu, 20 April 2005 | BUDAYA |
Penghuni Terakhir Masuki Babak 6 BesarJAKARTA-Mulai minggu ini tayangan Penghuni Terakhir (Petir) di Antv memasuki babak yang paling menegangkan, yakni babak enam besar. Di babak ini tidak akan ada lagi saling dukung, yang ada adalah berjuang untuk dirinya sendiri agar tetap bertahan di Rumah Petir. Setiap peserta harus berjuang agar menjadi Penghuni Pilihan supaya dapat mengekstradisi penghuni lain yang dianggap menjadi saingan utama. "Di babak enam besar ini tidak akan ada lagi bos dan pemegang kunci yang kebal terhadap ekstradisi di akhir minggu. Yang ada adalah Penghuni Pilihan, yaitu penghuni yang memperoleh poin tertinggi," tutur Titan Hermawan, GM Produksi Antv di Rumah Petir. Pada babak ini, keterlibatan pemirsa dalam mengirimkan SMS atau melakukan premium call sangat berpengaruh pada posisi penghuni. Maklum saja SMS yang masuk untuk penghuni akan dihitung secara harian, Senin-Sabtu. Kemudian diakumulasikan dengan SMS dan game Malam Ekstradisi. Menurut Gunarso dari PT Triwarsana, penggagas acara ini, persaingan di antara keenam penghuni akan memanas. "Karena setiap hari akan diadakan game yang sangat menentukan berapa perolehan poin masing-masing penghuni," jelas Gunarso. Untuk Malam Ekstradisi, games akan dipandu oleh seorang games master. Di babak inilah sejauh mana ketangguhan penghuni akan diuji dengan berbagai tantangan. Jika dalam pengumpulan poin ternyata ada penghuni yang mendapatkan jumlah poin sama maka perhitungan akan didasarkan pada jumlah persentase. Babak Enam Besar minggu ini menyisakan Edhu, Ivan, Ade, Wulan, Catur, dan Gobin. Atma yang terakhir terekstradisi Minggu (17/4) lalu mengaku menjagokan Edhu yang bakal menjadi Sang Penghuni Terakhir dan berhak atas hadiah rumah senilai Rp 1,25 miliar. Begitu juga dengan Adith dan Diana yang melihat sosok Edhu lah yang pantas memenangkan permainan ini. (tn-81) |