| Rabu, 20 April 2005 | BANYUMAS |
Mencuri di SD, Lima Remaja DibekukPURWOKERTO- Aparat Polsek Purwokerto Utara, kemarin, membekuk lima remaja berusia 15 tahunan yang mencuri di dua sekolah dasar (SD) di Sumampir, Purwokerto Utara. Kelima remaja warga Sumampir itu, yakni Why (15), Anj (15), Ip (15), Eg (15), dan Gyn (15), kini ditahan di Polsek. Mereka mencuri Rp 400.000 dari ruang guru SDN 1 dan SDN 2 Sumampir. Polisi mencokok Gyn dari kelas VI sebuah SD negeri di Purwokerto Utara. Why siswa belajar paket B di Purwokerto Utara, sedangkan tiga tersangka lain tak bersekolah lagi. Kapolres Banyumas AKBP Drs Erwin Triwanto melalui Kapolsek Purwokerto Utara Iptu Sudrajat, kemarin, menyatakan mereka tetap diproses sesuai dengan ketentuan hukum. Sebelumnya kelima tersangka bermain sepakbola di lapangan dekat kedua SD. Seusai bermain mereka melihat jendela sekolah terbuka. Timbullah niat jahat mereka untuk mencuri. Pencurian di SDN 1 Sumampir diketahui kemarin sekitar pukul 05.30. Saat itu Sudiyono (23), penjaga sekolah, dilapori Riswan, penjaga SDN Sumampir 2, bahwa sekolahnya dibobol. Dia mengecek. Benar, jendela kelas III rusak dan terbuka. Bahkan ruang guru sudah diacak-acak. Dia melaporkan kejadian itu ke Polsek Purwokerto Utara. Berdasar pengecekan dengan pihak sekolah diketahui uang Rp 200.000 di kantor guru raib. Adapun pencurian di SDN 2 Sumampir diketahui Riswan kemarin pagi. Ketika membuka kelas dan ruang guru dia menjumpai kaca nako rusak dan terbuka. Ruang guru acak-acakan. Dia pun segera melapor ke Polsek. Dalam pemeriksaan diketahui uang Rp 200.000 di ruang guru telah hilang. Polisi mendapat informasi si pencuri adalah Why. Polisi segera menciduk siswa belajar paket B itu. Dia mengaku mencuri bersama keempat teman sebaya. Polisi lalu menangkap keempatnya. Kini, mereka berlima ditahan di Polsek untuk pemeriksaan.(G23-86) |