SUARA MERDEKA
 
INDEKS BANYUMAS Senin, 18 April 2005

PURWOKERTO- Forum Masyarakat Banyumas Peduli Penegakan Hukum (Formas Linkum) dalam siaran persnya, kemarin menyatakan Kejari diminta proaktif menanyakan kepada badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jateng.

PURWOKERTO- Mayoritas masyarakat Banyumas kini secara berangsur-angsur mulai meninggalkan bahasa aslinya, yakni bahasa Banyumasan. Fenomena itu sangat memprihatinkan. Sebab warga yang mulai asing dengan bahasa Banyumasan ternyata tidak hanya kalangan anak muda dan pelajar, tetapi juga masyarakat usia dewasa, 40 sampai 50 tahun ke atas.

BATURRADEN- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Baturraden diusulkan untuk dibubarkan. Padahal kepengurusan itu akan melaksanakan masa baktinya sampai tahun 2007. ''Sebenarnya yang berhak membubarkan adalah Badan Pimpinan Daerah PHRI Jateng yang melantik BPC Baturraden di Wisma Perhutani,'' kata Ketua BPC PHRI Baturraden, Ny Yuniarti Kaboel.

PURWOKERTO- Dukungan kepada rakyat Palestina untuk mempertahankan negerinya dan masjid Al Aqsha dari rencana penyerbuan kaum zionis Yahudi Israel juga ditunjukan oleh kalangan mahasiswa dan komponen partai politik di Purwokerto. Ratusan massa dari dua elemen berbeda kemarin melakukan aksi demonstrasi.

UNTUK kali kesekian, PT Djarum mengusung grup band metal papan atas Tanah Air, Jamrud, pentas di sejumlah kota di Jateng. Paket hiburan bertiket murah Rp 10.000 per orang itu, digelar mulai Senin (18/ 4) malam nanti di GOR Satria Purwokerto.

BANYUMAS- Keluarga Warsini yang empat anaknya semua mengalami lumpuh sangat berharap ada dermawan yang membantu mengobati anak-anaknya agar bisa sehat kembali.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA