| Senin, 18 April 2005 | PANTURA |
Berdiri Sekolah Dasar Islam TerpaduBREBES - Sebuah sekolah dasar (SD) dengan konsep islami, kini mulai berdiri di Kota Brebes. Sekolah itu bernama SD Islam Terpadu (SDIT) Nurul Hidayah berlokasi di Jl Achmad Yani 96 Kota Brebes. Tahun Pelajaran 2005-2006 mendatang, sekolah itu sudah mulai menerima murid baru. Ketua Yayasan Nurul Hidayah Imam Suroso BA dalam sosialisasi berdirinya sekolah itu, Sabtu lalu (16/4) mengatakan, sekolah baru tersebut didirikan sebagai bagian dari tuntutan masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang bernapaskan Islam. Sebelumnya, yayasan yang dipimpinnya sejak tahun 1990 itu membuka Taman Kanak-Kanak (TK) Nurul Hidayah. ''Sekolah ini kami dirikan untuk mewujudkan SD unggul yang akan menghasilkan anak bangsa yang takwa, cerdas, terampil, dan berakhlakul karimah,'' paparnya. Untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran, pihaknya sudah menyiapkan satu ruang kelas dengan kapasitas 40 anak. Namun apabila peminat besar, pihaknya akan segera membangun satu ruang kelas lagi di lokasi baru, di depan lokasi lama. Menurut dia, dalam rencana jangka panjang telah disiapkan 2.000 m2 tanah wakaf untuk SD tersebut. ''Saat ini kami bertahap membangun dua lokal, satu lokal untuk kegiatan pembelajaran, satu lokal lagi untuk ruang guru. Namun apabila peminat besar, kita bangun satu lokal lagi.'' Dalam sosialisasi yang dihadiri para orang tua murid TK itu Pembina SDIT Drs Sri Lahir SPd optimistis sekolah tersebut akan mendapat respons positif dari masyarakat. Proses pembelajaran sama dengan sekolah umum dengan mengacu pada Kurikulum 2004 (Kurikulum Berbasis Kompetensi) dengan mata pelajaran umum 100% dan pendidikan agama 100%. ''Program umum sekolah ini seperti yang ada pada Kurikulum 2004. Di samping itu, ada program khusus (agama Islam) antara lain materi tentang akidah-akhlak, Alquran, hadist, fikih, dan bahasa Arab. Ada juga muatan lokal, yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Jawa,'' Untuk siswa kelas 1 dan 2 tema pendidikan agama Islam akan menekankan pada aspek keimanan/akidah, sikap perilaku, dan akhlak. Kemudian mata pelajaran yang berkaitan dengan kurikulum adalah Bahasa Inggris/Indonesia, Matematika, pengenalan lingkungan, pengetahuan sosial, pengetahuan alam, dan aspek keterampilan serta seni. ''Model pembelajaran menggunakan sistem klasikal dengan guru kelas. Siswa juga diajari pembiasaan menguasai tahfiz, qiroati, shalat berjamaah. Selain itu, ada juga praktik lapangan,'' tegasnya. (wh-90n) |