logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 18 April 2005 PANTURA
Line

Hasil Pra-UAN SMA Jeblok

TEGAL - Hasil pra ujian akhir nasional (Pra-UAN) SMA 2005 Kota Tegal yang baru saja berlangsung, jeblok. Tingkat kelulusan yang dicapai peserta dari SMA negeri dan swasta serta SMK memprihatinkan. Untuk SMA negeri tingkat kelulusannya di bawah 60%, sedangkan SMA swasta, ada sekolah yang siswanya tidak lulus 100%.

Kepala Dinas P dan K Drs Machful kemarin mengatakan hasil latihan ujian yang sangat memprihatinkan itu. Untuk menyambut UAN yang sesungguhnya pada Juni mendatang, tidak ada kata lain, orang tua harus ikut mengawasi anaknya dalam belajar.

"Kalau perlu, televisi dimatikan sampai pukul 21.00. Kalau anak akan pergi ke luar rumah, orang tua harus menanyakan akan ke mana," tuturnya.

Menurut Machful, kendati latihan ujian, Pra-UAN dibuat seolah-olah UAN yang sesungguhnya. Karena itu, hasilnya juga patut dijadikan barometer dan bahan introspeksi.

Diakui, para siswa kelas III akan kembali diuji kemampuannya dalam Pra-UAN kedua. Namun kalau hasilnya tetap sama, dia khawatir dalam UAN kelak hasilnya juga tak jauh berbeda, alias jeblok.

Berdasarkan hasil latihan ujian itu, Machful meminta pihak sekolah mengadakan pelajaran tambahan dengan tidak memungut biaya dari orang tua.

Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Drs H Suroto MM selaku Ketua Pantia Pra-UAN kemarin mengakui, hasil yang dicapai oleh rata-rata sekolah memang belum menggembirakan. Dia yang juga Kepala SMAN 1 itu mengakui, pada pelajaran IPA, muridnya yang lulus sekitar 60% dan IPS 88%. Sekolah lain rata-rata kelulusannya di bawah SMAN 1.

Dalam latihan ujian yang diikuti oleh sekitar 2.500 peserta, kata Suroto, panitia memang membuat soal sendiri dengan bobot di atas kemampaun rata-rata peserta. Karena materi soal yang dibuat sulit, diharapkan anak lebih giat belajar.

Selain itu, tabah Suroto, kalau dalam UAN standar nilai kelulusan ditetapkan 4,25, dalam latihan ini standar disepakati di atas nilai 6,0. Karena hampir rata-rata nilai yang dicapai siswa kurang dari 6, maka banyak peserta yang dinyatakan tidak lulus. "Untuk menghadapi UAN, SMAN 1 tetap akan memberi tambahan pelajaran secara gratis kepada siswa-siswi kelas III pada sore hari," tandas Suroto. (aj-90n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA