| Senin, 18 April 2005 | SEMARANG |
Empat Parpol Akan Dukung HendyKENDAL - Peluang partai politik (parpol) di luar PDI-P dan PKB untuk berkoalisi mengusung calon bupati (cabup) sendiri dalam pemilihan bupati (pilbup) pada Juni mendatang tampaknya semakin sulit terwujud. Pasalnya, setelah Partai Golkar menyatakan diri bergabung ke PDI-P untuk mengusung cabup H Hendy Boedoro, kini PAN dan PPP tampaknya akan mengikuti. Keterangan yang dihimpun menyebutkan, untuk menyinergikan ke dalam koalisi mendukung cabup dari PDI-P tersebut, para petinggi DPD Partai Golkar, DPC PDI-P, DPC PPP, dan DPD PAN Sabtu (16/4) lalu mengadakan pertemuan nonformal yang digelar di sebuah rumah makan di wilayah Grinsing, Batang. Hadir dalam rapat yang berlangsung antara pukul 09.30 dan 11.30 tersebut Sekretaris DPC PDI-P Agus Samiadji, Ketua DPD Golkar H Hasannuddin AMd, Ketua DPC PPP Subchan Noer, Ketua dan Sekretaris PAN dokter Joko Kartono dan Yusuf Dharmawan. Seperti dberitakan (Suara Merdeka, 15/4) teka-teki ke arah mana suara Partai Golkar akan dibawa dalam pilbup di Kabupaten Kendal itu mulai terjawab. Partai berlambang pohon beringin yang memiliki enam kursi di DPRD itu akhirnya memutuskan berkoalisi dengan PDI-P yang mengusung H Hendy Boedoro sebagai cabup. "Pertemuan nonformal empat parpol tersebut bertujuan untuk mencari kesamaan platform. Ada arah untuk menyepakati mengusung H Hendy Boedoro menjadi cabup pada pilbup ini," kata Ketua DPD Golkar H Hasannudin saat dihubungi melalui ponselnya, kemarin. PAN Membantah Apabila koalisi tersebut akhirnya terwujud maka dari enam parpol yang ada di DPRD Kendal hanya Partai Demokrat yang belum diketahui ke arah mana suaranya akan dibawa. Di sisi lain, dengan terwujudnya koalisi itu, tiga parpol, yaitu PAN, Partai Golkar, dan PAN, masing-masing akan mengusung calon wakil bupati (cawabup). Konstruksi tentang koalisi tersebut akan dimatangkan di Semarang pada hari ini (Senin, 18/4-Red). Dihubungi secara terpisah, dokter Joko Kartono mengatakan, kehadirannya dalam pertemuan nonformal itu belum menghasilkan kesepakatan apa pun. "Yang jelas, PAN membuka komunikasi politik dengan parpol mana pun. Kehadiran kami dalam pertemuan itu jangan dulu dipersepsikan sebagai lampu hijau untuk berkoalisi dengan PDI-P." Kehadiran dia dalam pertemuan itu semata-mata hanya karena memenuhi undangan. "Ketika diundang oleh PKB beberapa waktu lalu, kami juga hadir. Jadi, dalam pertemuan tersebut kami belum memutuskan untuk melakukan deal-deal politik apa pun. Kami juga belum menyatakan untuk memberikan dukungan kepada cabup PDI-P Hendy Boedoro," kata Sekretaris DPD PAN Yusuf Dharmawan, kemarin. (G15-91n) |