| Senin, 18 April 2005 | SEMARANG |
Terbuka, Peluang Bus Kota Ber-AC
SEMARANG- Kehadiran Bus City Tour (BCT) dapat memberi inspirasi beroperasinya bus kota berfasilitas air conditioner (AC) di Kota Semarang. Pendapat itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Semarang, H Djunaidi SH, kemarin. Dia beralasan, sekarang ini kualitas angkutan umum yang bersifat massal di ibu kota Jateng dirasakan masih kurang baik. ''Bahkan terkesan seadanya. Termasuk bus kotanya,'' kata dia. Oleh karena itu, salah satu solusinya menyediakan angkutan umum yang berfasilitas AC. Penduduk Semarang yang begitu heterogen, diperkirakan akan menyambut baik bila angkutan umum (bus) semacam itu dioperasikan. ''Sekarang memang ada BCT, tapi itu khusus pelayanan wisata yang waktu operasional dan rutenya terbatas. Coba bus itu sekalian dioperasionalkan sebagai angkutan umum, pasti banyak peminatnya.'' Dibandingkan dengan Kota Solo yang lebih kecil, Kota Semarang tertinggal dari sisi fasilitas angkutan umum bertipe itu. ''Saya dengar di Solo sudah beroperasi bus kota berfasilitas AC,'' ungkap dia. Ymt Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Arief Moelia Edhie menyambut baik wacana itu. Dia mengakui, sudah saatnya di Kota Semarang beroperasi bus kota semacam itu. ''Namun itu dikembalikan kepada pengusaha angkutan umum apakah berminat atau tidak menyediakan layanan angkutan umum seperti itu,'' ujar dia. Dishub, sudah memiliki perencanaan terkait penyediaan fasilitas bus kota AC tersebut. Perencanaan ini tidak menambah armada bus yang beroperasi di setiap jalur. Namun hanya mengganti beberapa bus yang ada dengan bus yang berfasilitas AC. ''Tapi tidak semua bus diganti, melainkan dengan perbandingan. Misalkan perusahaan X memiliki 5 armada pada trayek antara A dan B. Setelah program bus AC dijalankan, tidak dengan menambah armada, tapi mengganti satu atau dua bus yang selama ini beroperasi pada trayek itu dengan bus yang dilengkapi AC. Jadi jumlah bus yang beroperasi tetap.'' Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kota Semarang Ir Tata Pradana juga mendukung beroperasinya sarana angkutan umum ber-AC. ''Wacana ini perlu ditawarkan kepada pengusaha angkutan dengan melihat potensi pasar yang ada,'' tandas dia. (G17-84) |