| Senin, 18 April 2005 | INTERNASIONAL |
Lintas JagatAbbas Dapat Tantangan LagiJENIN - Dalam tantangan lain bagi Presiden Mahmud Abbas, sejumlah orang bersenjata Palestina menutup lalulintas di Kota Jenin, Tepi Barat, Minggu kemarin. Mereka menuntut uang bagi keluarga Palestina yang tewas dalam pertempuran dengan Israel. Protes oleh Brigade Syuhada al-Aqsa itu melanjutkan insiden-insiden bulan lalu. Saat itu, orang-orang bersenjata dari kelompok itu, bagian dari faksi Fatah pimpinan Abbas, menyerbu restoran-restoran di Kota Ramallah, Tepi Barat, yang menjadi langganan para pemimpin Palestina dan menembak halamannya. Otoritas Palestina telah melakukan pembayaran sedikit demi sedikit kepada keluarga-keluarga itu, namun brigade tersebut menuntut pembayaran rutin setiap bulan. Kelompok bersenjata Al-Aqsa, banyak di antaranya mantan anggota pasukan keamanan, mengabaikan tuntutan Abbas agar meletakkan senjata. Mereka menginginkan pekerjaan yang lebih baik dan pembayaran jaminan serta asuransi keselamatan mereka dari serangan Israel. Tidak ada tanda intervensi dari polisi Palestina dalam protes di Jenin itu. Abbas, yang ingin menghindari perselisihan, ragu menindak tegas orang-orang bersenjata guna mengakhiri apa yang disebutnya kekacauan bersenjata di wilayah Palestina. (rtr-niek-46) Pengusaha Jadi PM Lebanon BEIRUT - Nagib Miqati (49), pengusaha pro-Suriah, terpilih sebagai perdana menteri baru Lebanon, Jumat lalu. Tugas terpentingnya adalah membentuk kabinet untuk menyelenggarakan pemilihan umum, Mei mendatang. Dia juga harus membawa negara itu keluar dari krisis politik yang telah berlangsung dua bulan. Pengusaha Sunni itu memperoleh dukungan mayoritas anggota Parlemen Lebanon, termasuk para politikus oposisi. Dia dipandang oleh kaum oposisi sebagai ''kurang provokatif'' dibandingkan dengan calon-calon lain. Anggota parlemen Mosbah Ahdab mengatakan, Miqati dipilih karena dia berjanji memenuhi tuntutan oposisi untuk melaksanakan pemilu tepat waktu. Namun, dia tidak boleh mencalonkan diri dalam pemilu tersebut. Dia juga harus memecat para pejabat pro-Suriah lainnya.(ant-ben-52) Cheney Raup Untung dari Irak WASHINGTON - Bicara soal harta, Wapres AS Dick Cheney dua kali lebih kaya ketimbang Presiden George W Bush. Menurut pernyataan Gedung Putih yang disiarkan Jumat waktu setempat, Presiden Bush dan Ibu Negara Laura Bush telah melaporkan total kekayaannya tahun lalu, yang sebesar 784.219 dolar AS (sekitar Rp 7,3 miliar). Jumlah kekayaan suami-istri paling berkuasa itu ternyata kurang dari separo harta Cheney dan Lynne (istrinya). Cheney dilaporkan memiliki total kekayaan 1.747.894 dolar AS (sekitar Rp 16,4 miliar). Salah satu sumber pemasukan Wapres AS itu adalah pendapatan dari Halliburton, perusahaan energi yang pernah dipimpinnya. Halliburton meraup untung miliaran dolar dari proyek-proyek Pemerintah AS di Irak pascainvasi. Pendapatan Bush selama 2004 berasal dari total gajinya setahun sebagai presiden, yakni 397.065 dolar AS (sekitar Rp 3,7 miliar). Di samping itu, dia memperoleh keuntungan dari berbagai investasinya.(rtr-ben-52) |