| Senin, 18 April 2005 | INTERNASIONAL |
Soyuz Mendarat di Stasiun Antariksa InternasionalSTASIUN ANTARIKSA INTERNASIONAL- Pesawat ruang angkasa Rusia Soyuz yang membawa awak pengganti, Minggu kemarin, tiba di Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) setelah melakukan perjalanan dua hari dari Bumi. Dua dari tiga astronot dari Rusia dan Amerika Serikat akan menghabiskan waktu 175 hari di ISS. Dan astronaut ketiga akan kembali ke bumi bersama dua astronaut yang sudah menyelesaikan tugasnya di ISS. Soyuz mengambil alih tugas untuk membawa seluruh astronaut ke stasiun ruang angkasa tersebut menyusul musibah yang menimpa pesawat ulang alik Columbia pada tahun 2003. Badan Angkasa Luar Amerika Serikat, NASA, menyatakan akan memulai lagi penerbangan ulang alik bulan depan. NASA sebelumnya mengumumkan membatalkan misi pertama guna menguji pesawat tidak berawak otomatis yang bisa mendarat sendiri di luar angkasa. Pesawat yang dikendalikan dengan komputer bernama Dart itu berhasil mencapai sasarannya - sebuah satelit departemen pertahanan - dan melakukan pendekatan namun gagal mendarat. Pesawat Soyuz diharapkan kembali ke Bumi 10 hari mendatang. Astronaut yang kembali ke bumi adalah Salizhan Sharipov, dari Rusia dan Leroy Chiao, dari Amerika Serikat yang sudah berada di ISS sejak bulan Oktober. Astronaut Rusia Sergei Krikalev dan John Phillips dari Amerika Serikat akan berada di sana selama enam bulan, sementara astronaut Soyuz ketiga dari Italia Roberto Vittori, akan kembali dengan awak yang sudah bertugas. Krikalev, dalam misi yang keenam, diperkirakan akan menciptakan rekor baru. Di akhir misinya nanti, astronaut berusia 46 tahun itu akan membuat rekor 800 hari berada di luar angkasa, lebih lama dari astronaut lainnya. NASA sudah melakukan berbagai uji coba terhadap Discovery dan berharap akan bisa meluncurkan pesawat itu ke ISS dalam masa antara 15 Mei sampai 3 Juni.(bbc-46) |