SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Selasa, 12 April 2005

- Terus terang kita sangat terkejut mendengar kabar salah seorang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mulyana W Kusumah tertangkap petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika hendak menyuap seorang anggota Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) sebesar Rp 150 juta di sebuah hotel berbintang di Jakarta. Kini tokoh yang sudah sangat dikenal itu berada di Rumah Tahanan Salemba dan tentu akan menjalani proses hukum selanjutnya.

- Eskalasi dukung-mendukung calon wali kota Semarang mulai terasa, baik langsung maupun tidak langsung, secara terorganisasi maupun cair. Panitia pengawas pun mulai dibuat sibuk. Dengan dinamika ini, benarkah pemilihan kepala daerah memuat potensi kerawanan lebih besar ketimbang pemilu legislatif dan pemilu presiden? Pernah muncul pemetaan, bobot konflik pascapilkada bisa lebih merepotkan ketimbang konflik horisontal antarpendukung calon sebelum pemilihan.

OTONOMI daerah (otda) menempatkan kabupaten/ kota menjadi ujung tombak perjalanan panjang untuk menyejahterakan masyarakat. Kemajuan yang diraih lebih tampak dibandingkan dengan era sebelum UU No 22/1999, yang kemudian disempurnakan dengan UU No 32/ 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

BELUM selesai pemulihan akibat dampak gempa dan tsunami yang terjadi pada 26 Desember 2004 di Aceh, kembali gempa terjadi lagi di kawasan Nias. Provinsi Sumatera Utara serta Simeulue dan Singkil, Provinsi NAD. Gempa terjadi dengan kekuatan 8,7 pada Skala Richter.

Mengurus pemecahan tanah hak untuk memperoleh sertifikat bukan persoalan mudah seperti yang dibayangkan. Bagaimana tidak, bukti pembelian tanah, saksi dan biayanya sudah diserahkan tujuh bulan lalu tetapi hingga kini, kok deadlock. Tanggal 2 Agustus 2004 Pak Kismanto mengajukan permohonan pemecahan sebidang tanah ke Kantor Pertanahan Sragen via Kelurahan Jetiskarangpung, Kecamatan Kalijambe.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA