SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Selasa, 12 April 2005

JAKARTA-Meski suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) cenderung naik, tidak secara otomatis langsung mendorong suku bunga pinjaman perbankan ikut naik. Banyak alasan dan pertimbangan yang membuat kalangan perbankan menahan diri.

 

JAKARTA-Pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS masih fluktuatif. Meskipun stabil, pada penutupan perdagangan di pasar spot antarbank Jakarta petang kemarin rupiah tertekan tipis di posisi Rp 9.487/dolar AS.

 

SEMARANG-April ini PT Yamaha Motor Kencana Indonesia produsen motor Yamaha mengeluarkan Jupiter Z generasi terbaru. Dari spesifikasi produk tidak ada yang berubah dibandingkan dengan yang terdahulu.

JAKARTA-Berbagai pihak yang berharap rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pascagempa dan tsunami segera dilakukan harus bersabar. Kalau selama ini kondisi yang luluh lantak itu belum disentuh maka karena pemerintah belum memiliki dana yang cukup.

 

SEMARANG-Pasar kartu kredit di Indonesia masih terbuka lebar. Dari potensi pasar sebanyak 200 juta lebih saat ini baru tergarap 6,5 juta-7 juta. Ryanto Wisnuardhy, Pemimpin Kelompok Divisi Pengelolaan Bisnis Kartu PT B BNI Tbk.

MINUMAN suplemen yang disebut-sebut menambah stamina, energi, dan keperkasaan saat ini sudah diakrabi masyarakat. Bahkan produk itu oleh sementara orang sudah menjadi semacam kebutuhan pokok.

YOGYAKARTA-Untuk mendukung pengembangan usaha para pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang banyak terdapat di Jateng dan DIY, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia memberi bantuan Rp 100 juta di luar klaim asuransi.

JAKARTA-Penolakan perbankan terhadap letter of credit (L/C) untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) oleh Pertamina amat memalukan karena dinilai telah merusak citra. Penolakan itu tidak akan terjadi andai pemerintah memang memiliki kemauan politik menjadikan BUMN itu sebagai perusahaan berkelas dunia.

 

YOGYAKARTA-Dua tahun terakhir orientasi bisnis perbankan mengarah ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kredit yang disalurkan ke sektor itu hingga akhir tahun lalu mencapai Rp 72,1 triliun atau 18% dari total rencana bisnis 2004 senilai Rp 38,6 triliun.

INGIN sukses, jangan lama-lama jadi karyawan. Jadilah pengusaha! Begitulah semangat entrepreneur yang selalu didengungkan oleh Purdi E Chandra, pendiri Primagama Group dan Entrepreneur University.

SEMARANG-Pasar produk ayam olahan makin prospektif karena ada kecenderungan masyarakat memilih makanan siap saji. ''Gaya hidup modern yang supersibuk di kota-kota besar menyebabkan produk siap saji menjadi pilihan. Ke depan pasar bertambah luas. Kami menargetkan tahun ini pasar meningkat 20% dari tahun lalu,''

 

SOLO-PT Dayang Motor Indonesia yang selama ini memproduksi motor berencana membuat mobil sederhana dalam bentuk pikap. ''Seperti Kijang kotak produksi Toyota yang pertama itu,'' kata Lukas Jayadi, Direktur PT Dayang Motor Indonesia, kemarin. Ukuran mobil dibuat kecil sehingga bisa leluasa keluar-masuk kampung yang jalannya tidak begitu lebar.

 

SEMARANG-PT Telkom Divisi Regional IV Jateng/DIY hingga akhir tahun ini menargetkan jumlah pelanggan Flexi mencapai 320 ribu. Dari jumlah itu Flexi Trendy (prabayar) diperkirakan lebih diminati daripada Flexi Classy (pascabayar) dengan perbandingan 55:45.

SOLO-Pemerintah harus menata ulang manajemen perizinan usaha dengan cara inventarisasi atas seluruh peraturan perizinan yang terkait dengan proses pemulihan ekonomi. ''Termasuk di dalamnya peraturan perpajakan dan tarif pajak,'' kata Drs Hardono,

SEMARANG-Kode akses Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) Telkom Divisi Regional IV Jateng/DIY tidak berubah dan tetap menggunakan kode akses 0. Pembukaan kode akses SLJJ 017 untuk Telkom dan 011 untuk Indosat diterapkan bertahap di area yang secara teknis sudah memungkinkan dan diharapkan tuntas selama lima tahun mulai April 2005.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA