| Minggu, 10 April 2005 | OLAHRAGA |
Tak ingin Jadi PecundangLAMONGAN- Kapten Persijap Jepara, Ebanda-Ebanda Timothee tak ingin mengulang hasil buruk pertandingan away melawan Persegi Gianyar, 13 Maret lalu. Ketika itu, timnya dipecundangi 1-2 oleh tuan rumah di Stadion Kapten Dipta. Kekalahan tersebut merupakan satu-satunya hasil paling mengecewakan selama enam kali pertandingan yang dijalani Laskar Kalinyamat hingga pekan ke-6 putaran pertama Liga Djarum Indonesia wilayah timur. Tekad itu dilontarkan Ebanda menjelang pertandingan melawan Persela Lamongan di Stadion Surojoyo Lamongan, Minggu (10/4) sore ini. ''Kami datang ke Lamongan untuk berjuang, tidak untuk jadi pecundang,'' tegas pemain asal Kamerun yang baru memperkuat Persijap pada pertandingan kedua kompetisi tahun ini, yaitu ketika dikalahkan Persegi 1-2. Bagi mantan bintang PSIS ini, kekalahan dari Persegi adalah awal buruk kariernya di Persijap. Pada pertandingan sehari setelah Hari Raya Nyepi itu, dia seakan belum bisa menjawab kepercayaan tim yang resmi mengontraknya setelah ''hasil datar'' tanpa gol di dua pertandingan kandang, masing-masing dengan Persmin Minahasa dan Persibom Bolaang Mongondow. Ebanda masuk di skuad Laskar Kalinyamat langsung ditunjuk sebagai kapten tim. Kekalahan itu menjadi cambuk bagi dia, hingga bersama rekan-rekannya bangkit dengan menekuk Petrokimia 3-1 di Gresik, menjungkalkan Persipura 2-0, dan bermain seri tanpa gol dengan kampiun kompetisi tahun lalu, Persebaya. (mds,G14-77) |