| Minggu, 10 April 2005 | OLAHRAGA |
Syafrudin Fabanyo Siap Adu CerdikSEMARANG- Pelatih Persikota Tangerang, Syafrudin Fabanyo, bakal mewaspadai kebangkitan kedua striker PSIS Indriyanto Nugroho dan Emmanuel de Porras dalam pertandingan Minggu (10/4) sore ini di Stadion Jatidiri. Keduanya diyakini bakal memperlihatkan kemampuan terbaiknya dalam pertandingan nanti. Apalagi selama ini Indriyanto Nugroho belum menyumbang satu gol pun untuk PSIS dan Porras hanya satu gol melalui titik penalti. ''Keinginan mereka untuk mencetak gol dalam pertandingan kandang pasti sangat tinggi. Pertandingan itu bisa mereka pakai untuk ajang pembuktian. Jadi, kami harus mewaspadainya,'' ungkap Fabanyo saat ditemui di Stadion Jatidiri sore kemarin. Meski mewaspadai Indriyanto dan Porras, Fabanyo tidak akan menginstruksikan kepada anak asuhannya untuk menjaga mereka secara khusus. Para pemain belakang hanya akan diberi instruksi untuk menjaga pemain PSIS yang masuk daerah pertahanan. ''Ada saatnya kami menerapkan man to man marking, tapi ada saatnya hanya penjagaan daerah. Para pemain sudah paham kapan dan bagaimana caranya bertahan. Kami tidak perlu mengkhawatirkannya,'' tutur mantan pemain timnas Pra-Piala Dunia 1985 itu. Saat ini Fabanyo mengaku masih buta dengan kekuatan PSIS. Namun, dia sudah mengetahui karakter bermain Bambang Nurdiansyah. Fabanyo, pria kelahiran Maluku 3 Oktober 1963 itu pernah satu tim dengan Bambang saat di Yanita Utama, Krama Yudha Tiga Berlian dan timnas PPD 1985. Selain itu, Bambang juga pernah menjadi instrukturnya. Tak heran, di pertandingan nanti, Fabanyo siap adu taktik dan strategi dengan Bambang yang sudah dianggap seperti gurunya itu. ''Mas Bambang itu senior saya. Tapi dalam pertandingan nanti saya siap adu taktik dan strategi serta adu cerdik,'' tandasnya. Bonus Khusus Sementara itu, manajemen tim Persikota rencananya akan menyiapkan bonus khusus bagi pemainnya jika berhasil mencuri poin dalam pertandingan lawan PSIS. Bonus khusus itu untuk meningkatkan semangat dan motivasi Firmansyah dan kawan-kawan. ''Bonus khusus sudah dipersiapkan. PSIS merupakan tim yang sulit dikalahkan di kandangnya. Dengan bonus tersebut, diharapkan motivasi pemain meningkat,'' kata Manajer Tim, Engkan Lengkana. Namun, soal berapa jumlah bonus yang akan diberikan kepada pemain, Engkan tidak mau membeberkannya. Sebab, jumlahnya tergantung dengan keadaan, baik menang maupun seri. ''Kami tidak mau menyebutkan jumlahnya dulu. Pokoknya bonus khusus atau tambahan itu pasti akan kami berikan jika berhasil meraih poin di kandang PSIS,'' ujarnya. Meski mengaku sulit mengalahkan PSIS di kandang, Engkan melihat kekuatan tim Mahesa Jenar biasa-biasa saja. Kualitas materi pemainnya hampir sama dengan pemain Persikota. Bahkan, bisa dikatakan sama dengan tim-tim lain. ''Kekuatan kami dan PSIS sebenarnya imbang. Tapi, kami selalu sulit mengalahkan mereka di kandang. Karena itu, dalam pertandingan nanti kami akan berusaha keras untuk meraih poin di sini,'' ungkapnya. ''Peluang mencuri poin di kandang PSIS sangat terbuka. Asal, wasit dan pemain bisa fair,'' tandasnya. (H13-77) |