logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 10 April 2005 NASIONAL
Line

SOSOK

Maju Jadi Wali Kota

AKTOR dan aktris di Indonesia tampaknya tidak mau kalah dengan bintang-bintang Hollywood yang terjun ke panggung politik. Lihat saja di DPR sekarang, makin banyak seniman yang menjadi wakil rakyat. Mulai dari Marissa Haque, Dede Yusuf, Wanda Hamidah, Adjie Massaid, sampai pelawak Nurul Qomar.

Kini, seniman pun mulai berani memperebutkan jabatan eksekutif. Salah satunya adalah bintang film yang kini terjun sebagai pengacara, Gusti Randa. Suami penyanyi Nia Paramitha yang aktif di PKB ini bertekad maju sebagai Wali Kota Depok pada pilwalkot mendatang, meski partainya telah berkoalisi untuk mengegolkan wali kota sekarang, Badrul Kamal. Untuk itu, Jumat lalu dia telah meminta restu Ketua Dewan Syuro PKB, Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

''Saya sudah menemui Gus Dur di kediamannya, di Ciganjur, dan sudah saya laporkan mengenai rencana untuk maju dalam bursa Wali Kota Depok,'' kata dia, kemarin.

Terhadap rencana itu, Gus Dur, kata Gusti, baru akan menyampaikannya pada Muktamar PKB di Semarang. Menurut dia, kesediaannya maju dalam pilwalkot karena dia melihat Depok sebagai kota yang makin berkembang perlu pemimpin orang muda yang lebih inovatif dengan pemikiran-pemikiran segar.

''Sudah saatnya Depok dipimpin kaum muda yang progresif lantaran kondisi geografis wilayah yang berdekatan dengan ibu kota harus lebih dimanfaatkan dengan meminimalkan ekses negatif,'' jelasnya.

Meskipun DPC PKB sudah menjalin koalisi dengan partai-partai besar seperti PDI-P dan Golkar, Gusti bertekad tetap maju, karena dia mengaku sudah mendapat dukungan dari PAN. (Fauzan Jayadi-83n)

***

Festival Roti untuk Nias

BANYAK cara dilakukan orang untuk mengekpresikan rasa solidaritas terhadap sesama yang terkena bencana. Dan bagi Johny Andrean, yang selama ini lebih dikenal sebagai salah seorang pemilik salon kecantikan terkemuka di Indonesia, solidaritas bagi para korban gempa di Aceh dan Nias bisa diwujudkan dengan mengadakan sebuah festival roti.

Lalu apa kaitan antara roti dan bentuk kepeduliannya itu ? Ternyata Johny adalah pemegang francise BreadTalk, toko roti yang berpusat di Singapura.

Maka sebagai pemilik di Jakarta dia punya kesempatan untuk berbuat amal dengan toko rotinya itu.

Dia kemudian menggelar festival roti di tokonya sejak 28 Maret hingga 15 Mei mendatang. Johny menghitung, dari acara tersebut dia bisa menyisihkan pendapatan bersih sebesar Rp 100 juta.

''Acara yang saya namai Talk 2 Aceh ini, semoga mampu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana,'' tuturnya ketika menyerahkan tali asih kepada Ketua PMI Mar'ie Mohammad, di Plaza Semanggi, Jakarta, Jumat (8/4).

''Jangan dilihat berapa banyak jumlah rupiahnya. Tapi wujud kepeduliannya yang lebih utama. Kemuliaan semacam inilah yang semestinya kita hargai,'' ujar Mar'ie seusai mencicipi kue yang ditawarkan Johny. (Benny Benke-43)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA