| Minggu, 10 April 2005 | NASIONAL |
PSIS Waspadai AliyudinSEMARANG- Persikota Tangerang bukan lawan yang pantas untuk diremehkan oleh PSIS dalam pertandingan Liga Djarum Indonesia XI, Minggu (10/4) sore ini, di Stadion Jatidiri. Pasalnya, tim berjuluk Bayi Ajaib itu mempunyai materi pemain muda yang merata dan berkualitas. Apalagi, waktu pemulihan stamina pemain mereka lebih panjang bila dibandingkan dengan yang dimiliki Modestus Setyawan dkk. Meski demikian, sebagai tuan rumah PSIS tidak mau kehilangan poin. Tempo recovery yang singkat setelah menjalani pertandingan tandang ke Sumatera Utara tidak akan menghalangi anak-anak asuhan Bambang Nurdiansyah untuk meraih poin penuh. ''Persikota tim yang bagus. Buktinya, dari empat pertandingan mereka belum pernah kalah. Mereka patut kami waspadai,'' ungkap Bambang Nurdiansyah seusai latihan pagi kemarin di Stadion Jatidiri. Bambang mengaku buta dengan kekuatan anak-anak asuhan Syafrudin Fabanyo itu. Namun, dengan banyaknya pemain muda di skuad Bayi Ajaib itu, dapat dipastikan permainan mereka akan cepat dan ngotot. Hal itu juga akan ditunjang dengan semangat dan motivasi tinggi. Karena itu, Bambang tidak akan melakukan penjagaan secara khusus terhadap salah satu pemain Persikota. Mengingat materi pemain mereka sangat merata. ''Semua pemain Persikota berbahaya. Tidak ada yang akan kami jaga khusus. Hanya, saya sudah menginstruksikan kepada pemain untuk mewaspadai aksi-aksi striker mereka seperti Aliyudin,'' ungkap topskorer empat kali Kompetisi Galatama ini. ''Paling tidak, pemain belakang PSIS harus mampu melakukan pressing ketat kepada striker lawan agar tidak mempunyai peluang untuk shooting ke gawang,'' imbuhnya. Kecepatan Tinggi Keampuhan Aliyudin juga diakui striker PSIS Indriyanto Nugroho. Menurutnya, mantan striker Pelita KS itu merupakan pemain yang pandai menempatkan posisi. Selain itu, pemain kelahiran 7 Mei 1980 itu juga mempunyai kecepatan, kelincahan dan insting gol tinggi. ''Aliyudin sangat berbahaya. Tapi saya percaya pemain belakang kami mampu mematikan pergerakannya,'' katanya. Kondisi para pemain PSIS menjelang pertandingan nanti belum pulih total setelah menjalani dua pertandingan tandang di Sumatera. Hal itu terlihat dalam latihan pagi kemarin di Stadion Jatidiri. Namun, Bambang yakin timnya mampu memetik poin penuh. ''Para pemain masih tampak kelelahan. Namun dalam pertandingan nanti, mereka akan main all out untuk meraih poin penuh. Kami tidak ingin kehilangan poin di kandang sendiri,'' tegas Bambang Nurdiansyah. Semangat dan motivasi yang tinggi setelah meraih dua poin di pertandingan tandang akan menjadi modal penting untuk melakoni pertandingan kandang. Hanya, Bambang cukup realistis. Semangat dan motivasi tersebut tidak akan mampu mengangkat permainan anak-anak asuhannya sepanjang 2 X 45 menit. ''Manusia kan ada batasnya. Tidak mungkin dalam keadaan lelah para pemain bisa main stabil dan konsisten selama pertandingan. Saya khawatir di babak kedua nanti stamina pemain menurun. Itu yang perlu kami waspadai,'' terangnya. Agar semangat dan motivasi pemain terus membara sepanjang pertandingan, Bambang berharap banyak terhadap suporter. Para penonton diharapkan tidak mencerca pemain jika tampil jelek. Soalnya, hal itu bisa membuat pemain terbebani dan tidak bisa tampil baik. ''Jika dicerca, pemain akan semakin lelah. Sebab, beban mereka bertambah berat. Itu malah merugikan tim. Kondisi seperti itu memerlukan dukungan suporter agar mereka bisa bangkit untuk memenangkan pertandingan,'' tandasnya. (H13-77) |