SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Kamis, 31 Maret 2005

JAKARTA-Bank BRI tampak tak ingin kehilangan peluang mengakuisisi Bank BTN. Bank itu merespons keinginan manajemen Bank BTN untuk tetap mandiri melalui penawaran akuisisi 50% saham bank yang mengkhususkan diri pada pembiayaan perumahan itu.

 

PEPATAH Jawa menyatakan ''kegedhen empyak kurang cagak''. Begitu populernya ujaran Ki Ageng Suryomentaram itu, sampai-sampai mengilhami tiap aras kehidupan masyarakat Jawa, turun temurun. Konsep yang dipahami sebagai larangan berutang secara berlebihan tersebut buntutnya sungguh dahsyat.

SOLO- Para pengusaha grafika Jateng harus senantiasa inovatif dan kreatif, demi kemajuan industri grafika. Memajukan industri grafika juga tidak harus njagakke proyek pemerintah. Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (DPD-PPGI) Jateng Kukrit Suryo Wicaksono MBA.

JAKARTA- Dampak bencana alam di Kapubaten Nias, Sumatera Utara kemarin malam, tidak akan mempengaruhi perekonomian di tanah air. Demikian dikatakan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanudin Abdullah seusai seminar "Prospek, Tantangan dan Arah Kebijakan Ekonomi Indonesia" di Gedung BI, Rabu (30/3) kemarin.

SEMARANG- PT Jasa Raharja Cabang Jateng sampai tahun 2004 telah menyalurkan kredit untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Koperasi sebesar Rp 6 miliar. Penyaluran kredit yang dilakukan sejak 1998 tersebut diberikan kepada 454 mitra binaan di Jateng.

SEMARANG- Permintaan listrik di Jawa dan Bali tahun 2005 diperkirakan meningkat sekitar 8% hingga 9%. Bila dibanding tahun 2004 yang hanya tumbuh 5%, maka pertumbuhan peningkatan tahun ini terhitung cukup tinggi atau diasumsikan sebesar 18 miliar Kwh.

 

SEMARANG-Sektor pertanian menyumbang pembentukan produk domestik regional bruto (PDRB) Jateng sebesar 21,41%. Demikian dikemukakan oleh dosen Fakultas Ilmu Sosial Dr Rusdarti MSi dalam pidato ilmiah Dies Natalis ke-40 Unnes, kemarin.

BUAH kelengkeng memang banyak diminati, apalagi bila buahnya besar-besar dan rasanya manis. Para pecinta kelengkeng rela merogoh kocek untuk membeli buah bundar berkulit coklat itu. Bahkan, saat ini kelengkeng impor asal Thailand banyak membanjiri pasaran dalam negeri.

UNGARAN- Kepala Badan Bimas Ketahanan Pangan (BBMKP) Jateng Ir Edhy Sutanto MM mengatakan, beberapa daerah termasuk dalam klasifikasi daerah rawan pangan. ''Daerah itu dikelompokkan dalam klasifikasi rawan, rawan cukup tinggi, cukup rendah, rendah, dan sangat rendah,'' katanya.

 

YOGYAKARTA-Bisnis kafe saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehingga merupakan peluang usaha. ''Tidak butuh modal terlalu besar. Hanya dengan kemampuan berkreasi dan inovasi peluang sukses dalam bisnis itu sangat besar,'' kata General Affairs Jogja Tourism Training Center.

SOLO- Survei pasar berkaitan dengan pemanfaatan jasa konsultan pengembangan usaha oleh perusahaan UKM (usaha kecil dan menengah) di Jateng ternyata sangat kecil. Hanya sekitar 25%-30% saja UKM yang memanfaatkan konsultan tersebut.

SEMARANG- Maskapai penerbangan Sriwijaya Air mulai 13 April 2005 dipastikan mulai menerbangi rute Semarang-Jakarta. Rute penerbangan yang diteruskan ke Batam ini load factor atau tingkat isian penumpangnya ditargetkan sekitar 80%.

SETIAP pembelian micro VCD FFH185MV mendapat hadiah 1 buah rak CD dan sewa gratis film setahun. Produk itu bisa digunakan untuk VCD, CD, dan MP3. Kelebihannya, power 800 PMPO dengan 4 mode equalizer (pass, pop, rock, dan klasik). Ditawarkan seharga Rp 825 ribu.(hrn-53)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA