logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 31 Maret 2005 PANTURA
Line

RSI Al-Karomah Berhasil Mengoperasi Penggantian Sendi Lutut

PEKALONGAN - Untuk kali pertama operasi penggantian sendi lutut seorang pasien di RSI Al-Karomah, Jalan Raya Tirto Pekalongan berhasil dilakukan. Pasien, Hj Mis Arni Hasan (68), warga Jalan Slamet Riyadi 43-45 Solo, semula hampir putus asa karena sudah berobat kemana-mana tapi tidak berhasil.

Direktur RSI dokter Maskuri yang ditemui di ruang kerjanya kemarin menjelaskan, operasi penggantian sendi lulut total atau total knee replacement (TKR) merupakan yang pertama di Pekalongan. Dia juga mengatakan operasi itu bisa jadi yang pertama dilakukan di Jateng. Pesien yang menderita osteoartritis (OA) lutut kanan itu sudah mencapai stadium empat.

Menurut pengakuan penderita, kata Maskuri, rasa nyeri di bagian lutut sebelah kanan itu sudah berlangsung selama lima tahun. Selain nyeri, pasien juga tidak bisa jalan karena lututnya kaku dan bengkok.

Operasi yang berlangsung selama tiga jam itu dipimpin oleh dokter H Hari SW SpOT FICS dibantu dokter Hamdan SpOT sebagai asisten, dokter Triyoga, SP An (Anastesi), dan para perawat kamar operasi RSI Al-Karomah.

Mulai Latihan

Dikatakan, hari kedua setelah operasi, Hj Mis Arni sudah mulai latihan duduk dan berdiri. Kemudian hari berikutnya bisa latihan berdiri dan berjalan meski dengan alat bantu dua tongkat. Pasien penderita osteoartritis itu mulai bisa berjalan sendiri dengan tongkat pada hari keempat. Pada hari kelima pasien diizinkan pulang, namun tetap menjalani rawat jalan.

Dokter H Heri SW secara terpisah mengungkapkan, operasi TKR itu memerlukan ketelitian dan keahlian yang tinggi serta didukung teknologi canggih. Sebab, hal itu hanya bisa dilakukan oleh dokter ahli bedah Ortopedi dan Traumatologi yang sudah mendapat pendidikan khusus penggantian sendi.

"Dokter ahli bidang sendi itu di Indonesia jumlahnya masih bisa dihitung dengan jari," kata Hari yang juga berhasil melakukan operasi cangkok tulang kering di RSUD Kraton, beberapa waktu lalu itu.

Fahmi sebagai pemasok implant TKR di Indonesia mengatakan, dalam bulan Maret ini hanya satu mengambilan alat perlengkapan keperluan operasi ganti sendi lutut yang jarang dilakukan di RSU. Dia berharap dengan keberhasilan operasi penggantian sendi di RSI Al-Karomah, RS yang tergolong RS baru itu bisa menjadi rujukan untuk bedah ortopedi dan traumatologi. Dengan demikin, pasien tidak perlu lagi ke luar negeri yang biayanya cukup tinggi dibanding dengan operasi di RS dalam negeri yang biayanya relatif murah.

Hj Mis Arni yang diminta tanggapannya menyatakan sangat gembira dan puas terhadap pelayanan di RSI tersebut. Dia berjanji akan melaksanakan nazar yang sudah lama direncanakan. "Selama menderita penyakit osteoartritis kalau shalat tak bisa sujud," tuturnya seraya menambahkan, sekarang sudah mulai bisa sujud.

Dia mengatakan, jauh sebelum lututnya sakit, dia pernah jatuh hingga tempurung lututnya pecah. Beberapa waktu sebelum operasi di RSI Al-Karomah, dia pernah menjalani operasi di Solo, tapi tidak berhasil.

"Alhamdulillah, sekarang sudah sembuh, meski masih harus berobat jalan tiga hari sekali," tambah Hj Mis Arni dengan wajah yang berbinar-binar. (P57-90n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA