logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 31 Maret 2005 NASIONAL
Line

Dukungan Somasi agar Ada Islah di PKB

JAKARTA- Semangat dukungan DPW PKB Jawa Tengah dan Jawa Timur pada upaya somasi yang dilakukan kubu mantan ketua umum DPP Alwi Sihab dan mantan sekjen Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), agar ada islah (rekonsiliasi), dalam kerangka melakukan konsolidasi partai ke depan berkaitan dengan Muktamar di Semarang 16-18 April mendatang.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah yang juga anggota DPR RI Idham Cholied di Jakarta, kemarin. ''Dukungan itu disampaikan agar tercipta islah yang bisa mendukung konsolidasi PKB,'' ujar anggota DPR dari perwakilan Wonosobo.

Dengan islah, menurutnya, tidak ada kesan atas Alwi maupun Gus Ipul sebagai orang di luar partai sehingga muncul dugaan intervensi atas PKB manakala kedua kader itu berada dalam internal PKB. ''Keduanya tetap kader PKB, tidak perlu dicurigai macam-macam. Itulah semangatnya.''

Menurut dia, perlu kesadaran elite PKB untuk melakukan islah agar kekuatan PKB ke depan tidak makin mengecil. Soal adu kekuatan yang sebenarnya adalah di muktamar dengan taat pada asas dan demokratis.

Pjs Ketua Umum Dewan Tanfidziah PKB Mahfud MD menyatakan, gugatan Gus Ipul terhadap partai sebagai sebuah langkah percuma. Bahkan dia menilai, tindakan itu tak lebih dari sekadar membuang-buang waktu saja. ''Untuk apa menggugat-gugat, sudahlah berkonsentrasi pada muktamar, kalau Pak Syaifullah mau ikut bersaing. Daripada buang-buang waktu dengan menggugat-gugat seperti ini,'' kata Mahfud MD seusai menjadi pembicara di hadapan anggota Panitia Legislasi DPRD Jabar kemarin di Bandung.

Hingga kemarin DPP belum menerima surat resmi berkaitan dengan rencana gugatan Syaifullah Yusuf. Tapi terlepas gugatan itu, Mahfud menegaskan, pelaksanaan Muktamar II PKB bakal tetap berlangsung sesuai dengan rencana.

Sesuai Jadwal

Panitia tetap mempersiapkan pelaksanaan muktamar sesuai dengan jadwal, yakni 16-18 April di Hotel Patra Jl Sisingamangaraja Semarang. ''Sejauh ini persiapan untuk muktamar 90 persen telah siap. Biaya yang dikeluarkan untuk persiapan ini juga tidak sedikit, kalau ditunda dana yang telah keluar malah mubazir,'' kata Wakil Sekretaris Muktamar Ali Anshori.

Muktamar tersebut rencananya dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di pondok asuhan KH Munif Zuhri. Kegiatan diperkirakan diikuti 5000 orang. Sementara itu sedikitnya 2.275 peserta dari 33 DPW seluruh Indonesia siap menghadiri muktamar. Kesiapan tersebut telah diterima panitia. Masing-masing DPW dan DPC dihitung mengirimkan lima orang utusan. Sementara itu, kubu salah satu bakal calon ketua umum Ali Masykur Musa mengklaim sudah mendapat dukungan lebih dari 21 provinsi (DPW).

Bahkan mereka menilai, dibandingkan dengan dua bakal calon lainnya, yakni Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Muhaimin Iskandar, popularitas Ali Masykur belakangan cenderung menguat.

Dhori Farabi, staf ahli Komisi III Fraksi Kebangkitan Bangsa yang kini memimpin tim sukses Ali Masykur di Jakarta, Rabu (30/3) kemarin menyebut daerah-daerah yang sudah mengisyaratkan dukungannya kepada calon mereka pada muktamar nanti. Basis dukungan tersebut terutama datang dari wilayah Sulawesi dan Kalimantan yang meliputi Sulsel, Sulteng, Sultra, Gorontalo, Kalsel, Kalteng, Maluku Utara, Bengkulu, dan Bangka Belitung (Babel).

''Untuk Jawa, dukungan datang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat Priangan, yaitu Bandung dan sekitarnya, lalu Banten 80 persen,'' kata Wakil Sekjen Persatuan Cendekiawan Nasional Indonesia (PCNI) ini. Khusus Jawa Timur, kubu ini memetakannya menjadi tiga wilayah. Pertama, Mataraman (bekas wilayah Mataram), kedua pesisiran (daerah pesisir utara Jawa), dan ketiga daerah Tapal Kuda. ''Dukungan dari Jawa Timur terutama dari Mataram dan Pasuruan,'' tambahnya. (di,A20,G1,dwi-83t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA