logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 31 Maret 2005 SEMARANG
Line

Kemarau, Warga Kebondalem Bisa Kekurangan Air

JAMBU - Meski kapasitas air Tuk Umbul di Dusun Kalibening, Desa Kebondalem, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, cukup besar, namun bila air itu diambil dalam jumlah besar dikhawatirkan warga beberapa dusun di desa tersebut akan kekurangan air di musim kemarau. Terutama, bagi kebutuhan pengairan sawah dan air minum.

Hal itu mengemuka, setelah tim yang beranggotakan 12 dinas/instansi Pemkab Semarang yang bertugas menyelesaikan konflik rebutan air Tuk Umbul turun ke lokasi, kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, konflik tersebut menghangat saat Pujiono warga Desa Bedono, Kecamatan Jambu, meminta jatah air Tuk Umbul dengan kapasitas pipa enam inci untuk disalurkan ke pondok pesantren yang dibuatnya. Namun, hal itu ditolak warga beberapa dusun di Desa Kebondalem.

Tim Pemkab yang dipimpin Asisten Pemerintahan Setda, Drs Suharto, itu menghitung debit air dari sumber mata air tersebut. "Langkah pertama kami, yakni menghitung debit airnya. Tujuannya, agar pembagian air untuk warga bisa merata, baik untuk minum maupun pengairan di sawah," jelas Suharto.

Setelah dihitung petugas Dinas Lingkungan Hidup Pertambangan dan Energi (LHPE), PDAM, dan DPU, diketahui debit air maksimal mata air tersebut sebesar 55 liter/detik. "Pada saat sumber air besar atau musim hujan seperti ini, debit air bisa mencapai 55 liter/detik," kata Syafrudin, staf Teknik Lingkungan dan Penyehatan Permukiman DPU, di lokasi.

Dia menambahkan, debit air pada musim kemarau diperkirakan 30 hingga 40 liter/ detik. "Kalau air diambil dengan pipa enam inci, pada musim kemarau warga desa itu bisa kekurangan air. Tapi kalau musim penghujan, relatif tidak masalah," ujarnya. Selanjutnya, untuk mempertahankan debit air tersebut, jelas Syafrudin, daerah tangkapan air (catchment area) harus dipertahankan.

"Pohon-pohon tegakan yang ada harus tetap dipertahankan, untuk menjaga debit air yang memadai," imbuh Ir Soepratmono staf LHPE. (rny-84a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA