| Kamis, 31 Maret 2005 | SEMARANG |
Pincat Pertanyakan PAW Ketua DPD II Golkar
SALATIGA - Pimpinan Kecamatan (Pincat) Partai Golkar Salatiga mempertanyakan tidak diteruskannya musyawarah penggantian antarwaktu (PAW) untuk memilih ketua DPD II yang sempat tertunda beberapa waktu lalu. Pada PAW, Kamis (17/2) malam di kantor Jl Jenderal Sudirman, dua orang kandidat, Kemat SSos dan Agung Setiono SH, mempunyai suara sama meski pemilihan dilakukan hingga dua kali. Berkaitan dengan hal tersebut, empat orang Pincat Partai Golkar Salatiga telah melayangkan surat ke DPD I yang salah satu isinya meminta DPD segera melakukan pemilihan ulang. Surat bernomor B.14/GolkarII-21/3/2005 itu ditandatangi oleh Wakil Ketua Eddy Sarwono dan sekretaris H Yusnarno. Indikasi tidak diteruskannya PAW tersebut diketahui setelah DPD I Partai Golkar Jateng mengarahkan kepada DPD II agar musyawarah PAW diganti dengan pejabat sementara (Pjs). Menurut Wakil Ketua Pincat Argomulyo Satrio Nugroho, arahan agar PAW diganti dengan pejabat sementara itu mencerminkan sikap tidak demokratis partai. Sebab, selama ini telah diadakan rapat pleno dan hasilnya, rapat pengisian lowongan antarwaktu yang tertunda segera dilanjutkan sampai selesai. "Kami menghendaki agar PAW segera diulang," ujar Satrio, kemarin. Satrio berharap agar DPD I menghargai keputusan-keputusan dari DPD II Partai Golkar Salatiga. Menurut dia, arahan agar PAW diganti dengan pejabat sementara itu seolah-olah ada kesan kalau DPD I menggantung kondisi yang ada. Sekretaris AMPG Argomulyo Bayu Kurniawan ST menjelaskan, arus bawah menghendaki agar segera dilakukan pemilihan ulang. "Apa pun hasilnya, harus dilakukan pemilihan ulang. Hal itu sebagai bentuk perwujudan demokratisasi di tubuh partai berlambang pohon beringin itu," tandasnya. (H2-84n) |