| Kamis, 31 Maret 2005 | EKONOMI |
Bulan Depan, Sriwijaya Air Terbangi Semarang-JakartaSEMARANG- Maskapai penerbangan Sriwijaya Air mulai 13 April 2005 dipastikan mulai menerbangi rute Semarang-Jakarta. Rute penerbangan yang diteruskan ke Batam ini load factor atau tingkat isian penumpangnya ditargetkan sekitar 80%. ''Selain rute tersebut, pada 15 April 2005 kami juga membuka rute Solo-Jakarta,'' kata Maharani, Kepala Cabang Sriwijaya Air Semarang, di kantornya di Hotel Metro, kemarin. Maharani menjelaskan manajemen Sriwijaya Air tertarik untuk menggarap rute Semarang-Jakarta karena permintaan atau pasar dari ibukota Jateng ini sangat tinggi. Buktinya, setiap harinya jumlah penumpang dari Semarang-Jakarta rata-rata 1.500 orang. ''Paling tidak kami bisa ikut berkompetisi memperebutkan pasar tersebut. Tentu saja, kami mengutamakan kualitas layanan untuk menarik minat masyarakat,'' kata dia. Ia menjelaskan Sriwijaya Air berangkat dari Semarang setiap hari pukul 07.00 dan berangkat dari Jakarta setiap hari pukul 16.30 WIB. Rute ini dilayani dengan pesawat tipe Boeing 737-200 dengan kapasitas tempat duduk 125 seat. ''Harga tiketnya mulai Rp 200 ribu,'' ujar Maharani. Potensi pasar penumpang pada jalur Jakarta-Semarang masih terbuka dan tumbuh. Meski demikian, dia mengakui persaingan pada dua rute baru tersebut sangat ketat mengingat sejumlah maskapai swasta telah lebih dahulu terbang di kota ini. Saat ini Sriwijaya Air sudah mengoperasikan delapan pesawat jenis Boeing 737-200 dengan total frekuensi mencapai 28 kali dan tingkat isian penumpang (load factor) rata-rata 80%. Sementara itu, manajemen PT Angkasa Pura II Cabang Bandara A Yani menyatakan siap melayani penambahan jadwal penerbangan Semarang-Jakarta hingga lima kali lagi. "Paling tidak lima jadwal lagi kami bisa melayani, tetapi pengaturan parkir pesawat mesti lebih dibenahi sebab dengan kapasitas parkir lima buah pesawat dan jadwalnya tambah banyak, lalu lintasnya akan sangat sibuk mengingat setiap jamnya akan ada pesawat yang datang," kata Purnomo, Kepala Perum Angkasa Pura II Cabang Bandara A Yani Semarang. Bahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh Suara Merdeka, maskapai Jatayu Airlines tidak lagi menerbangi rute Semarang-Jakarta sejak satu bulan lalu. Sementara Merpati Airlines juga menghentikan penerbangan Semarang-Surabaya. Menurut Joko, sales manager Merpati Semarang, pesawat yang biasa digunakan untuk rute tersebut dicarter untuk rute daerah lain. (G2-82) |