logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 31 Maret 2005 BANYUMAS
Line

eling eling

Pencari Rumput Tersambar Petir

BANYUMAS-Pencari rumput, Muhroji (60) warga Desa Walahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Selasa (29/3) petang, tewas tersambar petir di tengah sawah. Sore itu dia bersama Wono (39) dan Ami (26) mencari rumput di sawah sekitar rumah di bawah guyuran hujan. Tiba-tiba terdengar petir menggelegar. Ami kemudian mendapati Muhroji tergeletak sekitar 10 meter di sampingnya dalam keadaan tak bernyawa dan gosong. (G23-86)

Kendaraan Berat Dilarang Lewat

PURWOKERTO-Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan Unit Pelayanan Wilayah Banyumas mengimbau awak kendaraan berat bertonase lebih dari 8 ton asal Jateng yang menuju ke Jabar tidak melewati Cadas Pangeran. Karena, di ruas jalan itu terjadi longsor dan sampai saat ini rawan untuk lalu lintas kendaraan berat. "Peringatan sudah kami pasang di Wangon, Jembatan Timbang Ajibarang, dan Wanareja. Larangan itu berlaku hingga perbaikan jalan selesai," kata Kepala Unit Pelayanan Lalu Lintas Angkutan Jalan Banyumas, Broto Husodo, kemarin. (G23-86)

Hari Ini Musyawarah Bappeda

CILACAP - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cilacap, hari ini, akan mengadakan musyawarah perencanaan pembangunan tahun 2005. Kepala Bappeda Adjar Mugiono menyatakan acara itu merupakan media utama konsultasi publik bagi segenap stakeholders daerah untuk menyepakati program dan kegiatan daerah serta rekomendasi perencanaan pembangunan 2006. Menurut rencana acara dihadiri pejabat pemerintahan dari tingkat desa dan kecamatan serta sejumlah aktivis lembaga swadaya masyarakat. (G21-86)

Mobil Diparkir di Tepi Jalan Raib

BANJARNEGARA - Muharto (45), warga Desa Rakitan Kecamatan Madukara, Senin (27/3), kehilangan mobil pikap. Hari itu sekitar pukul 03.00, saat hendak berangkat bekerja dia kaget karena mobilnya Mitsubishi L 300 AA-1879-HF sudah raib. Malam sebelumnya dia memarkir kendaraan angkutan barang itu di tepi jalan depan rumah.

Dia bersama Masro dan Muhaeri, tetangganya, melacak arah kepergian mobil itu. Namun tak berhasil. Dia menderita kerugian sekitar Rp 60. Peristiwa itu sudah dilaporkan ke polisi. "Kasusnya masih kami selidiki. Kami perkirakan pencuri hafal kebiasan si pemilik memarkir mobil di tepi jalan depan rumah," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Murtiyanto. (A9-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA