logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 31 Maret 2005 BANYUMAS
Line

Pengganda Uang Masih Diburu

PURWOKERTO- Sampai kemarin ratusan orang masih berdatangan ke rumah Tukiman (32) untuk mencairkan uang yang digandakan. Namun sang dukun pelipat ganda uang itu belum muncul juga.

Sementara itu, polisi terus memburu Tukiman yang diduga menipu ratusan orang dengan menyatakan bisa melipatgandakan uang. "Setelah uang diserahkan, dia tak memenuhi janji, bahkan kabur," kata Kapolres Banyumas AKBP Erwin Triwanto melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Iptu Zainal Arifin, kemarin.

Diberitakan kemarin, ratusan orang dari berbagai desa di Banyumas dan sekitarnya menggeruduk rumah. Namun massa kecewa karena sang dukun sudah kabur sejak dini hari.

Tukiman menjadi dukun pengganda uang sejak November 2004 di rumahnya, RT 4 RW 4 Desa Kejawar, Kecamatan Banyumas. Orang tertarik menyetorkan uang karena sang dukun menyatakan akan melipatgandakan 10 kali.

Zainal mengemukakan uang di tangan Tukiman sekitar Rp 303,32 juta. Uang itu berasal dari 412 orang yang menyetor sejak dua bulan lalu. Dalam buku praktik tertulis yang sudah mencairkan uang 131 orang dengan jumlah Rp 603 juta.

Namun polisi meragukan kebenaran catatan itu. Sebab, hingga kemarin polisi belum mendapatkan keterangan dari orang yang sudah mencairkan uang dari Tukiman.

Polisi sudah memeriksa tiga orang yang berkait dengan kegiatan Tukiman. Mereka adalah Abdul Manan, kakak Tukiman yang disebut-sebut sebagai sekretarisnya, serta Karjo dan Pardi. Namun polisi belum bisa menetapkan mereka sebagai tersangka. Sebab, Tukiman belum tertangkap. (G23-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA