logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 18 Maret 2005 SALA
Line

AMDK Berdampak Negatif Sebaiknya Ditutup

KLATEN - Bila selama beroperasi di Klaten berdampak negatif terhadap lingkungan dan persediaan air bagi petani, maka sebaiknya perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) ditutup saja. Investasi memang perlu untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), namun kepentingan petani juga harus diperhatikan.

''Kalau dari hasil analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) diketahui akan berdampak negatif, maka sebaiknya ditutup saja. Kepentingan petani jangan dipinggirkan,'' kata Kasubdin Konservasi Air Tanah Dirjen Pertambangan dan Geologi Bandung H Danaryanto di hadapan anggota DPRD Klaten, Kamis (167/3).

Dia bersama Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Jateng Djoko Sutrisno memaparkan eksploitasi air tanah dan dampaknya. DPRD Klaten sengaja mengundang mereka untuk mencari masukan agar tidak salah dalam mengambil kebijakan terkait eksploitasi air tanah di Klaten.

Saat ini, DPRD Klaten sedang didesak petani yang meminta agar PT Tirta Investama (PT TI) penghasil AMDK merek Aqua ditutup. Petani mengeluh kekurangan air sejak PT TI melakukan pengeboran di Mata Air Segedang.

Di sisi lain, PT TI mengajukan penambahan kapasitas produksi dari 23,4 liter/detik menjadi 53,7 liter/detik. Sampai saat ini, DPRD belum berani menentukan sikap karena merasa pengetahuan mereka tentang air bawah tanah masih kurang.

Danaryanto menambahkan, seharusnya sebelum melakukan pengeboran, PT TI mengajukan amdal terlebih dahulu. Dalam amdal tercakup komponen neraca air yang dapat diakses dengan mudah oleh Pemkab, serta analisa dampak buruk bagi lingkungan sekitar yang telah dirasakan petani. (F5-85m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA