| Jumat, 18 Maret 2005 | SALA |
Ancam Duduki PabrikKARANGANYAR - Kemarahan buruh pabrik garmen PT Alfa Jaya Surya Mukti Karanganyar kepada pimpinan perusahaan mulai memuncak. Dalam demo yang digelar di pabrik yang satu lokasi dengan pabrik kecap PT Lombok Gandaria di Jaten kemarin, para buruh sudah mulai marah. Selain berorasi dengan memaki-maki pimpinan perusahaan, mereka juga melemparkan beberapa tong sampah sehingga isinya berhamburan. Mereka juga memukul-mukul kaleng besar hingga menimbulkan suara yang memekakkan telinga. Bahkan para buruh yang sebagian perempuan itu mengancam akan menduduki pabrik jika pimpinan tidak memenuhi tuntutan. Kemarahan para karyawan muncul karena penyelesaian masalah PHK sepihak yang dilakukan pimpinan perusahaan itu berlarut-larut. Apalagi proses perundingan demi perundingan yang dilakukan perwakilan buruh dengan pimpinan perusahaan sejak 7 Maret 2005, selalu menemui jalan buntu. Padahal dalam dua kali perundingan (16 dan 17 Maret), Komisi D DPRD dan Dinas Kependudukan Tenaga Kerja dan Transmigrasi hadir sebagai fasilitator. Agus Nugroho, satu dari enam anggota Komisi D yang ikut memfasilitasi perundingan mengungkapkan, sebenarnya sudah mulai muncul titik temu antara buruh dan pimpinan perusahaan dalam perundingan, menyangkut pesangon itu. Buruh sudah mulai menurunkan tuntutannya menjadi 95 %, sedang pimpinan perusahaan naik menjadi 60 %. Gunawan Pranoto, Direktur PT Alfa Jaya Surya Mukti berharap ada titik temu antara buruh dan perusahaan. ''Dalam perundingan tadi, sudah mulai muncul titik temu. Mudah-mudahan dalam perundingan besok pagi (Jumat), masalahnya selesai.'' (G8-85m) |