| Jumat, 18 Maret 2005 | SALA |
PKS-PDS Tetapkan PasanganBOYOLALI - Setelah Partai Golkar dan PAN, kini giliran Koalisi Kerakyatan menetapkan pasangan bakal calon bupati (cabup) dan wakil bupati (cawabup) Boyolali. Dari empat bakal calon pasangan yang mendaftar, Koalisi Kerakyatan yang terdiri atas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat (PDS) itu menetapkan pasangan Suhadi-H Muhadjir. Pasangan itu mendapatkan skor 456 dan melebihi tiga pasangan lain, yaitu H Alhisyam-Budi Aribowo (322), Parwanto-Bejonyono (382), dan Suharno-Hartono (358). Keputusan tersebut ditetapkan oleh tim tujuh yang anggotanya terdiri atas pengurus kedua partai tersebut. ''Pasangan yang ditetapkan itu telah melalui uji kelayakan, uji publik, dan uji internal. Dari berbagai tahapan, mereka memang unggul sehingga tim menetapkan sebagai pasangan Koalisi Kerakyatan,'' ungkap anggota tim tujuh Nur Arifin, siang kemarin. Setelah resmi ditetapkan sebagai pasangan, ujar Nur Arifin, mereka harus menandatangani kontrak politik dengan Koalisi Kerakyatan. Salah satu klausul dalam kontrak politik adalah bersedia membayar denda Rp 5 miliar jika mengingkari janji, seperti membatalkan pencalonan atau mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas. ''Ini perlu dibuat agar tetap konsisten dan tidak mengingkari. Karena itu, penandatanganan di atas meterai sehingga mempunyai kekuatan hukum,'' paparnya. Menjaga Normal Selain itu dalam kontrak politik, pasangan calon diminta untuk mengedepankan kejujuran, moral, pola hidup sederahana, sikap tegas dan disiplin, profesional, serta komitmen yang jelas. Di samping itu, juga perlu memperhatikan aspirasi perempuan. Atas penetapan tersebut, pasangan Suhadi-Muhajir kemarin memberikan pernyataan syukur. Suhadi mengucapkan terima kasih kepada PKS dan Partai Demokrat yang telah memberikan kepercayaan. Kepada para pendukungnya, dia tak lupa memberikan penghargaan. Sebab, dengan berbekal hati nurani dan tanpa imbalan apa pun mereka telah berkorban. ''Mari kita raih kemenangan dengan suasana damai, tenang tanpa perpecahan. Untuk meraih kemenangan, kami hanya berbekal hati nurani, doa, dan dukungan semua pihak,'' imbuhnya. (shj-85j) |