| Jumat, 18 Maret 2005 | SALA |
IBI Dapat Pinjaman BPD Rp 300 JutaSRAGEN - Para bidan yang gigih berjuang, ternyata sering luput dari perhatian pemerintah dalam hal mendapatkan pinjaman atau kredit bunga lunak. Keinginan bidan mendapatkan pinjaman, diungkapkan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jateng Gunarmi, di pendapa rumah dinas Bupati Sragen, kemarin. ''Kami minta kredit bunga ringan, dan jika bank butuh agunan, kami menyiapkan surat izin praktik bidan,'' tutur Gunarmi di sela penandatanganan penyaluran Kredit Bidan Sejahtera di Sragen. Acara itu dihadiri Ketua Yayasan Damandiri Haryono Suyono, Deputy BI Maulana Ibrahim, Bupati H Untung Wiyono, Ketua IBI Sragen Suwarsi, para Kepala Sekolah SMA - SMP serta OSIS. Keinginan Gunarmi tidak bertepuk sebelah tangan. Haryono Suyono membantu kelancaran akad pinjaman Rp 300 juta melalui PT Bank BPD Cabang Sragen. Dikatakannya, selama ini, banyak bidan yang mengalami kendala jika mengajukan pinjaman di bank karena harus dimintai agunan. Haryono Suyono menyambut baik upaya bidan melakukan usaha yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pemkab yang dimotori Bupati Untung juga sering memberikan dorongan melalui Program Pengembangan Sumber Daya Masyarakat. ''Sebab banyak pejabat kita, nilai human development indeks-nya rendah,'' tutur Haryono Suyono. Mantan Menko Kesra itu menuturkan, jarang pejabat yang tahu gaya dan keinginan rakyat. Di sisi lain, Haryono memuji langkah Pemkab yang memiliki kepedulian tinggi dengan mengalokasikan dana APBD untuk pendidikan dan kesehatan masyarakat. Maulana Ibrahim menambahkan nasabah yang mengajukan pinjaman harus menjaminkan agunan di bank. Itu bukan aturan BI, melainkan aturan Undang-Undang Perbankan.(nin-85m) |