logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 18 Maret 2005 PANTURA
Line

Tiga Pengeroyok Abdullah Ditangkap

BREBES - Tiga pelaku pengeroyokan terhadap Abdullah (43), warga Desa Glongong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Rabu kemarin (16/3) pukul 00.30 ditangkap polisi.

Akbar (25), Irham (24), dan Amir (23) ditangkap secara terpisah di rumah masing-masing. Ketiganya ternyata adalah tetangga korban.

Kapolres AKBP Drs Bambang Purwanto SH MSi didampingi Kasat Reskrim Iptu Didik Novi Rahmanto mengatakan, ketika akan ditangkap, ketiga pemuda tersebut sempat membantah tuduhan yang disampaikan petugas.

Namun ketika petugas memerinci tentang identitas korban dan diperkuat keterangan sejumlah saksi, ketiganya tidak bisa mengelak. Polisi pun membawa mereka ke Mapolres.

Menurut Novi, pengeroyokan itu berawal ketika korban sedang tidur di rumahnya. Tiba-tiba pintu depan digedor-gedor ketiga pemuda tersebut. Korban yang terkejut mendengar suara itu kemudian beranjak dari tempat tidur untuk membuka pintu. Namun ketika pintu baru dibuka sedikit, dari luar ketiga pelaku langsung mendobrak sehingga korban terjengkang.

Tindakan para pelaku ternyata tidak berhenti begitu saja. Mereka bahkan memukuli pemilik rumah dengan bambu secara bertubi-tubi sehingga korban mengalami luka-luka.

Melarikan Diri

Aksi ketiganya terhenti ketika sejumlah warga yang mendengar teriakan korban berdatangan ke lokasi kejadian. Bersamaan dengan itu, para pelaku langsung melarikan diri.

Oleh warga, korban yang mengalami luka di sekujur tubuh dan luka robek di bagian kepala itu kemudian dibawa ke Puskesmas Wanasari untuk mendapatkan perawatan.

Selanjutnya korban yang sakit hati atas perlakuan ketiga pemuda tentangganya itu melapor kepada polisi. "Korban melaporkan bahwa dirinya telah dianiaya tiga orang tetangganya dengan alasan tidak jelas," katanya.

Mendapat laporan adanya penganiayaan tersebut, malam itu juga sejumlah personel dari Polres Brebes yang dipimpin Kasatreskrim Iptu Didik Novi Rahmanto langsung meluncur ke lokasi kejadian dan menangkap ketiga pelaku.

"Ketika diperiksa mereka mengaku melakukan penganiayaan karena emosi terhadap korban, sebab sebelumnya pernah ditegur saat nongkrong," ungkapnya. (wn-42n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA