logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 18 Maret 2005 OLAHRAGA
Line

Persipura Akan Tampil Full Team

  • Bawa Boaz Solossa

JEPARA-Peringkat kedua klasemen sementara KLI XI Wilayah II, Persipura Jayapura dipastikan tampil full team menghadapi tuan rumah Persijap dalam lanjutan KLI XI di Stadion Kamal Djunaidi Jepara, Sabtu (19/3) besok. ''Semua pemain terbaik bisa kami turunkan. Tidak ada yang absen,'' kata Pelatih Rachmad Darmawan, kemarin.

Tim berjuluk Mutiara Hitam ini membawa 20 pemain. Mereka telah tiba di Jepara pada Rabu (16/3) malam, kecuali pemain bintangnya Boaz T Solossa yang baru tiba semalam.

Dalam tim ini ada empat pemain asingnya, yaitu stoper Victor Igbornivo (Nigeria), gelandang David Daroja (Brasil), gelandang Victor Sergio dan striker Christian Silva yang sama-sama berasal dari Argentina. Mereka menginap di Hotel Jepara Indah.

Persipura termasuk tim bertabur bintang karena diperkuat empat pemain timnas, yaitu Muhammad Mauly Lessy, Jack Komboy, Jendry Pitoy, dan Boaz T Solossa. Mereka juga punya mantan pemain timnas yang sekaligus kapten tim, Edward Ivakdalam.

Tur Pertama

Persipura sukses menundukkan dua tamunya di Stadion Mandala Jayapura. Petrokimia Putra ditundukkan 0-1, sedangkan Persegi menyerah 0-2. Praktis gawang Jendry Pitoy belum pernah kebobolan.

Wajar Rachmad Darmawan ingin membuat kenangan manis dalam tur perdana melawan Persijap. ''Ini tur pertama bagi tim kami, dan hasilnya nanti mudah-mudahan menjadi kenangan manis,'' kata arsitek Persikota 2001-2004 ini.

Mantan pemain timnas ini mengaku cukup beruntung karena anak-anak asuhannya memiliki waktu recovery cukup lama, yakni 10 hari sejak pertandingan terakhir menjamu Petrokimia Putra. ''Mereka benar-benar dalam kondisi siap,'' kata pria kelahiran Yogyakarta 28 November 1966 itu.

Kondisi demikian berbeda dengan Persijap yang hanya beristirahat tiga hari sejak pertandingan melelahkan melawan Petro.

Mengomentari kekuatan Persijap, ia mengatakan tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini sulit ditundukkan saat di Divisi I. ''Sekarang Persijap diperkuat oleh Jemi Suparno, Ebanda, dan Bento. Saya pikir mereka pemain berpengalaman,'' kata pemain yang meninggalkan profesi sebagai pemain pada 1997.

Satu hal yang menjadi kewaspadaanya adalah motivasi yang besar dari anak-anak asuhan Keeltjes. ''Mereka baru saja mengalahkan Petro, saya yakin motivasinya akan semakin besar. Lihat saja, pertandingan besok akan menarik,'' tuturnya.(mds-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA